18 May 2020, 22:00 WIB

Pemprov Tepis Spekulasi Masjid Tetap Gelar Salat Id Berjemaah


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (pemprov) DKI Jakarta menyebut sampai saat ini belum ada laporan masjid yang bakal mengadakan Salat Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5) mendatang.

"Belum ada kok masjid yang melaporkan mau melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjemaah," ungkap Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta Hendra Hidayat saat dihubungi Media Indonesia, Jakarta, Senin (18/5).

Baca juga:Penularan Melonjak di Sunter Agung akibat 30 WNA Positif Covid-19

Pemprov DKI sudah melarang adanya pengumpulan warga dalam kegiatan beribadah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu kota.

Pihaknya bersama aparat keamanan dan pemerintah bakal mengawasi lingkungan sekitar untuk memastikan tidak ada kerumunan saat malam takbiran dan hari H pelaksanaan Salat Idul Fitri.

"Aparat ini enggak cuma aparat keamanan saja, termasuk di dalamnya camat, lurah, RT RW setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa dikerahkan. Mereka bakal menjaga agar warga tetap patuh dan jangan lengah," jelas Hendra.

Pemprov DKI juga meminta tokoh masyarakat sekitar untuk selalu mengingatkan ke warga soal tidak perlu memaksakan beribadah secara berjamaah di masjid. Hal ini dikhawatirkan bakal menjadi klaster atau tempat penularan baru covid-19.

Baca juga:Pemprov DKI Minta Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

"Kami enggak pernah putus-putus loh memberitahu pengurus masjid, ayo dong tetap ikuti aturan PSBB. Ini kan untuk demi kebaikan kita bersama. Jangan sampai kejadian yang di Tambora itu terulang lagi. Itu harus jadi pengalaman berharga loh. Jangan meremehkan apa pun," pungkas Hendra.

Seruan pelaksanaan Salat Idul Fitri di rumah diikuti oleh seruan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta. Mereka bahkan melarang adanya takbiran keliling. (Ins/A-3)

BERITA TERKAIT