18 May 2020, 20:28 WIB

Kemendikbud Lantik Tiga Rektor PTN


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ainun Naim, melantik tiga Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan Rektor Universitas Papua (Unipa).

Ainun berharap, ketiga rektor yang dilatik dapat menerapkan kebijakan Kampus Merdeka di universitas masing-masing. Kebijakan tersebut menurut Ainun, merupakan suatu lompatan besar yang akan memberikan peluang bagi sistem pendidikan Indonesia untuk berkembang secara lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan dan perkembangan zaman.

“Empat kebijakan penting Kampus Merdeka akan mengubah kultur pembelajaran menjadi lebih inovatif,” kata Ainun dalam pernyataan tertulis, Senin (18/5).

Kebijakan Kampus Merdeka terdiri dari empat poin yaitu pembukaan program studi baru, akreditasi perguruan tinggi dan program studi, perguruan tinggi negeri badan hukum atau proses menjadi perguruan tinggi negeri badan hukum, dan hak belajar bagi mahasiswa untuk menempuh proses pembelajaran dan subjek pembelajaran yang lebih fleksibel di luar program studi.

Baca juga :PSI Nilai Jokowi Perlu Segarkan Kabinet Hadapi Covid-19

Ainun menambahkan, peran pendidikan tinggi sangat besar untuk membangun watak dan peradaban bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Oleh karena itu pendidikan tinggi harus senantiasa bersikap inovatif, responsif, kreatif, dan berdaya saing global untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan,” tuturnya.

Rektor PTN periode 2020-2024 yang dilantik pada hari ini yaitu, Husain Syam sebagai Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Agung Damar Syakti sebagai Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan Meky Sagrim sebagai Rektor Universitas Papua (Unipa).

Menutup sambutannya, Ainun berharap agar pandemi covid-19 lekas usai dan perguruan tinggi dapat menjalankan kegiatan pembelajaran seperti semula.

“Marilah kita berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan kita dapat melakukan strategi-strategi yang efektif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan menemukan penyelesaian-penyelesaian lainnya,” tutupnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT