18 May 2020, 17:37 WIB

PLN Akan Jalankan Skenario New Normal Setelah Lebaran


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

SETELAH  dua bulan menjalankan kebijakan Work from Home (WFH), kini PLN menyiapkan skenario “New Normal” dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Skenario tersebut akan mulai dijalankan setelah Lebaran, sebagai dukungan atas upaya Pemerintah memulihkan kembali aktivitas di masyarakat.

"Kami menyiapkan diri sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian BUMN, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, PLN tengah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol yang sudah dikeluarkan Pemerintah untuk pegawai yang bekerja dari kantor maupun dari rumah," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Senin (18/5).

Selanjutnya di sisi eksternal, PLN memastikan bahwa seluruh aktivitas New Normal yang akan dimulai setelah Lebaran tercukupi kebutuhan listriknya dalam kuantitas dan kualitas yang baik.

Skenario ini ungkapnya tengah dilengkapi dengan mengacu pada protokol kesehatan dan protokol bekerja yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Pemerintah.

Baca juga :BUMN Terdampak Pandemi Dapat Stimulus Fiskal Rp 149 Triliun

Ia mengatakan, sejak merebaknya virus Covid-19, PLN telah menerapkan sejumlah aturan untuk mengatur aktivitas pegawai di kantor, bekerja dari rumah, sampai dengan aturan di proyek-proyek yang sedang berjalan, termasuk perlindungan terhadap pegawai.

“Sejak awal virus ini melanda Indonesia, PLN memiliki tugas atau tanggung jawab untuk menyediakan listrik kepada masyarakat. Sepanjang dua bulan itu, PLN terus memastikan pasokan yang cukup, termasuk melaksanakan program stimulus Covid-19 yang ditujukan kepada para pelanggan yang terdampak,” kata Zulkifli.

Selama pemberlakuan Work From Home, PLN juga terus memonitor kondisi setiap pegawainya, Selain itu, selama bertugas pada jam kerja, ptugas mendapatkan makanan sehat dan vitamin tambahan, PLN juga menambah unit Control System sebagai cadangan (Mirroring) untuk memastikan bahwa pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima dan sehat, sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat" Ujar Zulkifli Zaini.

PLN juga melakukan dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk penanganan Covid seperti penyediaan APD bagi petugas medis, dan pembentukan Satgas Covid-19 yang dikoordinasikan oleh Kantor Pusat. Selain itu, fungsi-fungsi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dalam hal kelistrikan tetap berjalan normal dengan prosedur pelayanan dijalankan mengikuti protokol kesehatan.

"Sosialisasi kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia juga telah dilakukan, sehingga ketika skenario tersebut dijalankan sudah mengikuti protokol yang dimaksud," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT