18 May 2020, 16:49 WIB

Ditunggu Beratus Tahun, Bangau Putih Liar Akhirnya Menetas


Fathurrozak | Weekend

Bangau putih baru akhirnya  menetas di salah satu dari tiga sarang di perkebunan Knepp di Sussex Barat, Inggris. Ini merupakan bagian dari proyek pengembangbiakan.

White Stork Project mengumumkan bahwa telur bangau putih di salah satu dari tiga sarang yang ada di perkebunan Knepp di Sussex Barat, Inggris telah menetas. Ini merupakan peristiwa pertama kalinya bagi Bangau putih yang menetas di alam liar selama ratusan tahun.

Pengamat menyaksikan induk mengerami sarang lima telur di pohon ek. Mereka terlihat mengeluarkan kulit telur dari sarang dan memuntahkan makanan untuk anak bangau.

Peristiwa bersejarah itu terjadi setelah sepasang bangau putih yang sama sebelumnya gagal mencoba berkembang biak di Knepp pada tahun lalu. Lucy Groves, petugas proyek untuk White Stork Project, mengatakan ini adalah pertama kalinya dalam ratusan tahun anak bangau putih liar menetas di Inggris.

“Setelah menunggu 33 hari untuk telur ini menetas, sangat menarik melihat tanda-tanda bahwa telur pertama menetas pada 6 Mei. Induk mereka sudah bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang fantastis, terutama setelah usaha mereka yang gagal tahun lalu. Sungguh luar biasa memiliki anak burung bangau putih pertama menetas di alam liar selama ratusan tahun di sini di Knepp,” papar Groves dikutip dari The Guardian.

“Ini adalah hari-hari awal bagi anak-anak bangau, dan kami akan memantau mereka dengan cermat, tetapi kami memiliki harapan besar bagi mereka. Ini hanya satu langkah menuju pembentukan spesies ini di selatan Inggris. Ini mungkin langkah kecil, tapi ini mengasyikkan. Spesies yang menakjubkan ini benar-benar telah menangkap imajinasi orang-orang dan sangat menyenangkan setelah melihat burung-burung dari proyek selama periode lockdown, dan mendengar kegembiraan dan harapan yang telah mereka bawa kepada orang-orang," lanjut Groves.

Proyek ini bertujuan untuk mengembalikan populasi sedikitnya 50 pasang bangau putih di Inggris selatan pada tahun 2030.

"Ketika saya mendengar suara berisik sekarang ini, dan itu sumbernya datang dari puncak pohon ek kami, tempat mereka saat ini bersarang di Knepp, rasanya seperti suara itu dari abad pertengahan yang hidup kembali,” kata penulis yang merupakan pemilik Knepp Isabella Tree. (The Guardian/M-2) 

 

BERITA TERKAIT