18 May 2020, 16:43 WIB

Polres Nagekeo Lakukan Olah TKP Lanjutan di RSD Aeramo


Ignas Kunda | Nusantara

KEPOLISIAN Resort Nagekeo, Senin (18/5), melakukan kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di RSD Aeramo. Kegiatan olah TKP lanjutan dilakukan untuk kedua kalinya dalam upaya mengungkap penyebab kebakaran yang menimpa ruang farmasi RSD Aeramo pada Sabtu (9/5) lalu.

Kepala Satuan Reskrim Polres Nagekeo Iptu Mahdi Dejan Ibrahim, SH menyatakan bahwa pihaknya melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait penyebab kebakaran tersebut. 

Baca juga: Soal Pekerja Migran, NTT Diminta Siapkan Skenerio Terburuk

"Hari ini kami bersama tim melakukan olah TKP kedua untuk mengumpulkan lebih banyak bukti," jelasnya, Senin (18/5).

Iptu Mahdi menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut pihaknya berkomunikasi langsung dengan Pihak Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri di Denpasar. 

"Kami melakukan meeting online dengan menggunakan aplikasi zoom dengan pihak puslabfor. Selanjutnya barang bukti yang kami kumpulkan hari ini akan kami kirimkan ke Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut,"ungkapnya. 

Iptu Mahdi melanjutkan bahwa hasil pemeriksaan barang bukti akan disampaikan kemudian.

"Jika hasilnya telah kami terima tentu akan kami umumkan ke masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya kebakaran dua ruangan farmasi di Rumah Sakit Daerah Aeramo, Nagekeo, NTT, sekitar pukul 3.00 wita, Sabtu (9/5), membuat sejumlah alat pelindung diri dan alat rapid test ludes terbakar.

Direktur Rumah Sakit Aeramo, drg. Yeni Wahyuningsih, menyatakan jumlah kerugian akibat kebakaran pihaknya masih sementara menghitung namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Dari informasi yang dihimpun, petugas di RSD Aeramo sempat mendengar suara aneh sesaat sebelum kejadian kebakaran. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT