18 May 2020, 15:57 WIB

Bulog Pastikan Stok Gula Aman Sampai Lebaran


Hilda Julaika | Ekonomi

UMAT Muslim di Tanah Air akan menyambut Hari Raya Lebaran. Namun, stok gula sebagai salah satu komoditas pangan utama tengah mengalami kekurangan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan pemenuhan stok gula nasional saat ini berasal dari impor. Realiasi impor gula sekitar 21.800 ton dikatakannya dapat mencukupi kebutuhan hingga Lebaran.

Baca juga: Satgas Pangan Ancam Tindak Tegas Penimbun Gula

“Dilihat dari kebutuhan, realisasi impor 21.800 ton cukup sampai Lebaran,” ujar Tri dalam konferensi pers virtual, Senin (18/5).

Sebagai informasi, Bulog mendapat penugasan untuk mengimpor gula sebesar 50 ribu ton. Pada 5 Mei, gula yang diimpor dari India sudah masuk ke Indonesia sekitar 21.800 ton.

Akan tetapi, Tri belum bisa memastikan pasokan gula setelah Lebaran. Sebab, pihaknya masih menunggu realisasi impor gula sekitar 28.200 ton. Hal ini disebabkan adanya kendala dari negara pengekspor. India diketahui masih menjalankan kebijakan lockdown hingga 31 Mei akibat pandemi covid-19.

Baca juga: Bulog-Dewan Masjid Indonesia Gelar Operasi Pasar Gula Murah

Impor gula tahap kedua dari India diperkirakan masuk ke Indonesia pada awal Juni. “Iya belum bisa dalam waktu dekat untuk realisasi impor yang 28.200 ton. Insya Allah pekan pertama Juni yang sisanya,” imbuhnya.

Bulog mengklaim telah mendistribusikan gula ke seluruh wilayah. Meski jumlah sebaran gula masih sedikit dan diperkirakan hanya cukup sampai Lebaran. Setelahnya, pasokan gula menunggu masuknya impor gula tahap kedua.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT