18 May 2020, 15:31 WIB

Jika Buka, Mal di DKI Harus Terapkan Protokol Kesehatan


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PUSAT belanja atau mal di Jakarta bakal menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, apabila dibuka kembali selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurut Ketua Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat, SOP tersebut mengacu pada protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Pada semua akses pintu masuk akan disediakan thermometer pengukur suhu tubuh. Semua karyawan mal dan karyawan tenant serta pengunjung wajib memakai masker," jelas Ellen dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (18/5).

Selain itu, semua karyawan mal dan tenant memakai bahan pelindung tubuh yang wajar sesuai dengan karakteristik jenis industrinya. Lalu, disiapkan hand sanitizer dan penambahan tempat cuci tangan di beberapa akses dan juga area yang menjadi area umum.

Baca juga :Polda Metro: Pelanggaran PSBB Masih Terus Terjadi

"Mengatur jarak dan memberikan tanda agar konsumen mengikuti tata cara social distancing bilamana ada antrean baik di lift atau travelator maupun di excalator dan di area lainnya," ungkap Ellen.

Pengelolal tempat makan di mal juga harus mengatur juga tempat duduk khususnya di area fooc court.

Para tenant makanan minuman juga diminta melakukan re-arrange peletakan meja dan kursi sehingga ada jarak.

Ellen juga mengatakan, para tenant lainnya juga diminta mengatur tata cara agar ada social distancing sesuai dengan kategori bisnis yang dijalankannya, misalnya untuk area kasir.

"Pihak pengelola mal juga masih akan terus melakukan disinfektan rutin terhadap area-area mal, misalnya area entrance, toilet , excalator, lift dan area lainnya," tandas Ellen. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT