18 May 2020, 09:43 WIB

Madagaskar Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

MADAGASKAR, Minggu (17/5), melaporkan kematian pertama pasien positif covid-19. Pekerja rumah sakit berusia 57 tahun itu merupakan korban tewas pertama setelah virus korona pertama kali terdeteksi di pulau di Samudera India itu, dua bulan lalu.

Tukang parkir di sebuah rumah sakit di Kota Toamasina itu meninggal pada Sabtu (16/5). Dia memiliki penyakit diabetes dan darah tinggi sebelum terinfeksi covid-19.

Pulau yang telah melaporkan 304 kasus covid-19 menjadi perhatian dunia setelah Presiden Andry Rajoelina mempromosikan jamu yang disebutnya bisa menyembuhkan pasien virus korona.

Baca juga: Gubernur New York Jalani Tes Covid-19 Saat Siaran Langsung

Dalam pidato yang disiarkan langsung televisi, Rajoelina mengatakan pasien yang tewas itu sudah terlalu sakit sehingga tidak bisa diberikan jamu itu.

"Dia merupakan salah satu pasien yang menunjukkan gejala parah covid-19. Dia langsung dipasang ke ventilator," ujar Rajoelina.

Sejumlah negara Afrika telah menyatakan ketertarikan mereka atas jamu yang diberi nama Covid-Organics itu.

Jamu itu dibuat dari artemisia, tanaman yang efektif mengobati malaria, dan sejumlah tanaman lokal Madagaskar lainnya.

Namun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan untuk tidak menggunakan produk yang belum menjalani uji klinis mengenai keefektifannya.

Rajoelina, pekan lalu, menyebut jamu itu dikecam negara Barat karena mereka selalu memandang rendah obat-obatan asal Afrika. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT