18 May 2020, 06:49 WIB

Jelang Idul Fitri, Mesir Perketat Aturan Lockdown


Basuki Eka Purnama | Internasional

MESIR, Minggu (17/5), mengumumkan perpanjangan masa jam malam dan aturan pembatasan lain untuk mencegah pertemuan besar-besaran selama perayaan Idul Fitri.

"Semua toko, mal, restoran, fasilitas hiburan, pantai, dan taman akan ditutup selama enam hari antara 24 Mei dan 29 Mei," ujar Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouli.

Transportasi publik akan dinonaktifkan dan jam malam akan diberlakukan mulai pukul 17.00 pada periode itu. Sebelumnya, selama bulan puasa, jam malam diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 06.00.

Baca juga: Abaikan Jaga Jarak, Pemerintah Filipina Ancam Tutup Mal

Di Mesir, Idul Fitri biasanya dirayakan dengan Salat Id pada pagi hari, silaturahmi ke keluarga dan sahabat, serta pesta di taman-taman kota.

Mesir, sejak akhir Maret lalu, telah melarang kegiatan keagamaan dan membekukan transportasi udara dalam upaya menekan angka penyebaran covic-19.

Kementerian Kesehatan Mesir melaporkan, hingga kini, telah ditemukan 11.719 kasus covid-19 dengan 612 kematian di negara itu.

Pada Minggu (17/5), institusi Islam kenamaan Mesir, Al Azhar, meminta warga muslim untuk melakukan Salat Id di rumah.

Madbouli mengungkapkan pengetatan lockdown akan dilonggarkan lagi sepekan setelah hari Idul Fitri dan jam malam akan dimulai pada pukul 20.00 mulai 30 Mei.

"Warga diharuskan mengenakan masker saat berada di luar rumah dan di keramaian," ujar Madbouli sembari menegaskan akan ada sanksi bagi yang melanggar. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT