18 May 2020, 06:38 WIB

Camat Pulo Gadung Akui Kekurangan 8.674 Paket Bansos


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PENYALURAN bantuan sosial (bansos) tahap kedua dari Pemprov DKI sudah dibagikan ke Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sejak Jumat (15/5) lalu. Akan tetapi, Camat Pulo Gadung Bambang Pangestu menyatakan masih terdapat kekurangan bantuan untuk wilayahnya sebanyak 8.674 paket sembako.

"Saya monitoring di beberapa RW, masih ada laporan yang belum nerima, sebanyak 8.674 sembako. Warga yang belum menerima itu sudah kita laporkan ke Pemprov DKI," kata Bambang kepada Media Indonesia, Minggu (17/5).

Bambang mengungkapkan, salah satu RW di Kecamatan Pulo Gadung memiliki kekurangan sekitar 300 paket sembako. Pihaknya pun sudah melaporkan ke Citizen Relations Management (CRM), kanal milik Pemprov DKI Jakarta untuk memproses aduan masyarakat.

"Kemarin pas saya cek, di RW 10 Kelurahan Pulo Gadung, kurang 300 lebih yang belum menerima itu. Itu dekat terminal. Memang penduduknya padat sekali. Kita laporkan ke CRM. Masih menunggu, mesti diproses dulu. Di data dan cek lagi," ujarnya.

Baca juga: 100 Ribu Paket Sembako Dibagikan ke Warga Duren Sawit dan Makasar

Bambang menambahkan pekerjaan warga di RW tersebut kebanyakan di sektor informal, seperti pedagang dan sopir angkutan kota. Bambang mengklaim sudah mencatat data tambahan pada bansos pertama. Namun, kekurangan paket sembako itu masih terjadi.

Laporan lain yang ditemukannya ialah salah satu RW di Rawamangun ada yang mengembalikan 23 paket sembako karena merasa mampu.

Untuk diketahui, Pemprov DKI memberikan bantuan paket sembako untuk warga yang berada di Kecamatan Pulo Gadung sebanyak 51.039 buah. Jumlah tersebut terdiri dari 7 kelurahan dan 95 RW yang terdata.

Satu hari sebelum paket bantuan sosial di dapat dari Pemprov DKI, wilayahnya pun menerima bantuan dari Kementerian Sosial.

"Bansos pusat sudah dapat juga pada 13-14 Mei, selang satu hari dapat lagi dari pemda. KK yang menerima bantuan itu beda-beda supaya merata. Tapi, jumlah KK penerima bansos yang paling banyak dari DKI," pungkas Bambang.(OL-5)

BERITA TERKAIT