18 May 2020, 06:05 WIB

Menteri Sosial Siapkan BST Tahap Kedua


MI | Nusantara

MENTERI Sosial Juliari P Batubara terus mengawal penyerahan bantuan sosial tunai (BST) untuk warga terdampak pandemi. Akhir pekan lalu, dia melihat penyerahan dan berdialog dengan warga di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"BST tahap pertama sudah dicairkan untuk 2,8 juta lebih keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan," kata Juliari. Dia menjanjikan BST tahap kedua juga se gera dicairkan. "Sesuai arahan Presiden, warga harus sudah menerima kucuran dana sebelum Lebaran."

Di Cikampek, ada 50.234 kepala keluarga yang mendapat BST. Selain datang ke Kantor Pos Indonesia, sejumlah warga berhak men dapat pengantaran dana ke rumah yang dilakukan petugas PT Pos. Sementara itu, Pemprov Jawa Barat mengaku sudah menyalurkan bantuan sosial untuk 240.426 keluarga di 27 kabupaten dan kota.

"Bantuan sosial tahap pertama ini akan tuntas pada 23 Mei, sebelum Lebaran," kata Kepala Dinas Perindustrian M Arifi n Soedjayana. Untuk bantuan sosial, Pemprov Jabar menganggarkan dana Rp5 triliun bagi sekitar 1 juta kepala keluarga. Bentuknya uang tunai Rp150 ribu dan sembako senilai Rp350 ribu.

Kebijakan berbeda dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selain memberikan bantuan sosial untuk warga di daerahnya, ia juga menyiapkan paket sembako untuk warga asal Jateng yang bekerja di Jabodetabek dan tidak bisa mudik.

"Sudah dilaksanakan dua hari terakhir. Untuk warga Jateng di Jakarta Timur ada 2.707 paket, Bogor 990 paket, Depok 1.027 paket, Tangerang 967 paket, dan Bekasi 1.309 paket. Total warga Jateng di sekitar Jakarta mencapai 27.400 orang," lapor Ganjar. Masih di Jawa Tengah, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyalurkan bantuan paket buka puasa bagi tenaga medis di RSUD Sunan Kalijaga, Kabupaten Demak. "Ini bentuk terima kasih atas kerja keras tim medis," ungkap Khoirul Anwar, koordinator Sahabat Lestari. (CS/BY/HT/BB/DW/TS/LD/YH/ FB/PO/RF/HI/MR/N-2)

BERITA TERKAIT