18 May 2020, 02:20 WIB

Kota Surabaya Pusat Korona di Jawa Timur


Faishol Taselan | Nusantara

MESKIPUN aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diterapkan di Kota Surabaya, jumlah kasus baru Covid-19 terus bertambah di ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut. Minggu (17/5) tercatat ada penambahan 90 kasus baru Covid-19 di Surabaya.

"Ada tambahan 90 kasus baru, sehingga total jumlah kasus di Kota Surabaya menjadi 1.035 kasus positif Covid-19," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya.

Secara keseluruhan, di Jawa Timur tercatat 167 kasus baru Covid-19, 90 diantaranya terjadi di Surabaya. Total kasus Covid-19 di Jawa Timur saat ini mencapai 2.088 kasus, 49,5 persennya terjadi di Surabaya.

Sidoarjo menjadi daerah terbanyak kedua yang menyumbang kasus positif di Jatim dengan penambahan mencapai 45 kasus positif Covid-19. Total kasus di Kota Udang jadi 281 kasus. Lainnya, Kabupaten Pasuruan menyumbang tambahan sepuluh kasus. Kabupaten Probolinggo dan Magetan masing-masing lima kasus. Kabupaten Malang dan  Gresik masing-masing dua.

Penambahan kasus Covid-19 juga ada di Kabupaten Lumajang, Bojonegoro, Kota Malang, Kota Kediri, Jember, dan Kota Pasuruan. Masing-masing daerah itu menyumbang satu kasus.

Dari total 2.088 orang warga Jawa Timur yang terjangkit Covid-19, sebanyak 1.580 orang masih dirawat. Sementara, di antara total warga terjangkit itu, sebanyak 312 orang terinfeksi (14,94 persen) dinyatakan sembuh, dan 196 orang lainnya (9,39 persen) dinyatakan meninggal.

Soal kurva peningkatan kasus di Jatim yang terus meningkat, Khofifah mengatakan, jumlah ruang isolasi di Rumah Sakit Rujukan di Jatim saat ini sudah lebih banyak.

"Hari ini ada 99 rumah sakit rujukan se-Jatim. Ini hasil lima kali  regrouping. Posisi terakhir 85, sekarang jadi 99. Total bed isolasi sekarang 3.276," ujarnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT