17 May 2020, 21:29 WIB

Kasus Bayi dalam Kardus Sepatu, Polisi Kumpulkan Bukti


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

POLRES Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kasus pemberian kotak kardus sepatu berisi mayat bayi baru lahir di Cipayung, meski kekurangan saksi yang lihat langsung.

Kasat Reskrim AKBP Hery Purnomo mengatakan pihaknya dalam tahap mengklarifikasi para saksi.

"Kami juga masih mengumpulkan barang bukti yang bisa kita dapatkan dari TKP (tempat kejadian perkara) maupun dari seputaran TKP," kata Hery saat dikonfirmasi, Minggu (17/5).

Hery mengakui pihaknya kekurangan saksi-saksi yang melihat secara langsung peristiwa tersebut. Hal tersebut, lanjutnya, cukup menyulitkan untuk bisa segera mengungkap kasus tersebut.

"Tapi kami tetap berupaya untuk menyelidiki, sehingga bisa membuat terang perkara ini," ucapnya yakin.

Sebelumnya, kasus pemberian kardus sepatu berisi mayat bayi terjadi di sekitar Terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (15/5) sekira pukul 22.45 WIB.

Baca juga :Perludem: Pilkada 9 Desember Sangat Berisiko

Kejadian tersebut dialami FL yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor berhenti di bawah terowongan Ceger arah ke Jalan Raya Hankam. FL kemudian berhenti karena hendak memakai headset.

"Pelapor tiba-tiba didatangi dua orang pria yang menggunakan sepeda motor jenis matik warna hitam, kemudian salah satunya langsung memberikan bungkusan plastik yang di dalamnya ada kotak sepatu sambil mengatakan ini ada sepatu sambil menggantungkan plastik tersebut ke stang motor pelapor," terang Hery.

Kemudian, sambung Hery, keduanya langsung meninggalkan pelapor. Kedua pelaku lalu pergi ke arah Jalan Raya Hankam.

"Tidak lama itu pelapor meneruskan perjalanan untuk kembali ke rumahnya, tapi di tengah jalan, pelapor merasa curiga karena ada bau dari kotak tersebut dan pada saat dibuka ternyata ketika dibuka ada sesosok mayat bayi baru lahir," tandasnya.

FL lantas membawa pulang bungkusan berisi jasad bayi itu ke rumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya.

"Setelah itu saksi melapor ke Ketua RT setempat, kemudian bersama-sama melapor ke Polsek Cipayung," pungkas Hery.

Saat ini mayat bayi malang tersebut dikirim ke RS Polri Soekanto untuk dilakukan otopsi. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT