17 May 2020, 18:35 WIB

Analitik Big Data Harus Jadi Perhatian Eksekutif Muda


Ghani Nurcahyadi | Teknologi

PENGGUNAAN teknologi maha data (big data) kini mutlak diterapkan dalam merintis dan mengembangkan bisnis. Penerapan big data analytics bahkan mampu menghadirkan proses bisnis yang efisien dan tepat sasaran. 

Kajian Direktur International Institute of Analytics Tom Davenport menunjukkan analitik big data membuat perusahaan lebih efisien dalam biaya, pengambilan keputusan lebih cepat, dan kemampuan untuk membuat produk baru sesuai dengan kebutuhan pasar. 

Pembelajaran terkait analitik big data bagi eksekutif muda juga jadi perhatian Universitas Prasetiya Mulya lewat program studi Bussiness Economics dan Bussiness Mathematics di jenjang Strata-1.

Dari perspektif Business Economics, data dilihat dari helicopter view, data dari berbagai bidang baik marketing, finance, sumber daya manusia, dan operasional dimanfaatkan untuk membuat keputusan strategis, baik untuk sustainability maupun ekspansi bisnis.

"Dalam S1 Business Economics, setiap pengambilan keputusan strategis harus melalui pertimbangan risiko, perhitungan dampak, serta memanfaatkan data dan informasi yang tersedia agar keputusan ekonomi dan bisnis menjadi optimal." ungkap Kadarusman, Ketua Center for Inclusive and Sustainable Development sekaligus salah satu Faculty Member S1 Business Economics Universitas Prasetiya Mulya.

Dengan kelas berbahasa Inggris, program S1 Business Economics memandu mahasiswa menjadi entrepreneurial economist. Dengan kata lain, berperan sebagai data storyteller yang mampu membuahkan keputusan strategis dalam bisnis atau ekonomi dengan memanfaatkan data, informasi serta aplikasi teori ekonomi. 

Setiap sesi mata kuliah didominasi dengan praktek studi kasus dari perusahaan nyata. Lalu, melalui penyelenggaraan konferensi atau kompetisi lewat nteraksi langsung dengan pelaku industri seperti Adaro Energy, Tenggara Strategic, dan Gojek, atau organisasi seperti Center for Strategic and International Studies (CSIS). 

Baca juga : UI Kembangkan Alat Deteksi Pneunomia Covid-19

Untuk pemerintahan, mahasiswa pernah terlibat dalam proyek Kementerian Perindustrian, yakni dalam membangun profil IKM Kementerian. Mereka pun diakui sebagai staf ahli tim konsultan. Di S1 Business Economics, mahasiswa akan membawa pulang setidaknya empat sertifikasi ketika lulus dengan mengikuti beragam workshop.

Sedangkan dari bussiness Mathematics, para praktisi di bidang ini akan menggunakan pemodelan matematika untuk optimalisasi data, seperti penentuan segmen market dan pembuatan marketing strategy yang tepat.

Melihat perkembangan dunia yang semakin kompleks, pengambilan keputusan perlu melibatkan prinsip pemodelan matematika dan statistika. Dengan mengimplementasikan kemampuan analitik dan komputasi yang kuat, bisnis dan industri mendapatkan beragam keunggulan, mulai dari prediksi pasar yang lebih akurat Sampai penghematan biaya teknis.

"Mahasiswa S1 Business Mathematics tidak hanya dituntut untuk memiliki nilai akademik yang baik tetapi juga harus siap bekerja atau memiliki keterampilan profesional yang baik dan bersaing dengan lulusan lain dari seluruh dunia.  Program studi Business Mathematics telah mengadopsi program Co-op  yang diterapkan di University of Waterloo Kanada.", ujar Maydison Ginting, Kepala Program Studi S1 Business Mathematics.

S1 Business Mathematics Prasetiya Mulya merupakan jurusan pertama di Indonesia yang menerapkan Program Pembelajaran dan Kerja Terpadu (Co-op) dalam kurikulumnya.

Jika mahasiswa mengambil opsi co-op, maka akan beralih antara work term (masa kerja) dan study term (masa studi) setiap semester, sehingga pada akhirnya, total pengalaman kerja profesional ketika lulus dari Prasetiya Mulya adalah satu tahun.

"Saat ini, Prasetiya Mulya memiliki program yang sedang di develop yaitu Lifelong Learning. Program ini sifatnya cocuriculer. Sertifikasi -sertifikasi yang bisa kampus berikan untuk memperkaya keterampilan mahasiswanya dan para alumni, sebagai contoh kemampuan Data Analitics dan Data Visualization," tambah Agus W. Soehadi, Wakil Rektor I Bidang Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT