17 May 2020, 19:11 WIB

Hasil Survei, Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

SEBANYAK 70 persen responden warga Indonesia yang dilibatkan dalam survei lembaga riset terkemuka di Singapura Blackbox Research dan panelis online internasional Toluna mengaku tidak menduga penanganan covid-19 di Indonesia lebih baik dibanding negara lain, khususnya negara maju.

Survei untuk mengukur indeks persepsi masyarakat terhadap penanganan covid-19 di Negara Singapura itu juga mengungkapkan, dalam penanganan covid-19 Indonesia memiliki skor indeks 48, sama dengan posisi Singapura, dan lebih tinggi dibandingkan skor rata-rata global yaitu 45.

Survei yang dilakukan pada 3-19 April 2020 dengan melibatkan 12 ribu responden dari 23 negara berusai 18-80 tahun tersebut juga mengungkapkan sebaliknya, warga dari negara-negara maju di daerah Barat seperti Prancis, Amerika, dan Jepang, tidak menyangka bahwa negara mereka tidak memiliki persiapan yang baik dalam menangani pandemi covid-19. Skor indeks Prancis hanya mencapai 26, Amerika 41, sedangkan Jepang menempati urutan terbawah dengan skor indeks 16.

Baca juga :Pemerintahan Diminta Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran

Terdapat empat indikator yang dinilai dalam survei ini yaitu kepemimpinan politik, kepemimpinan perusahaan, komunitas, dan media.

CEO Blackbox Research David Black mengatakan, skor indeks mencerminkan kenyataan yang dihadapi negara-negara di tengah krisis.

“Secara keseluruhan, sebagian besar negara tidak memenuhi harapan warganya. Warga Tiongkok menyatakan sangat puas, ini bisa dilihat dari bagaimana mereka telah memasuki fase pemulihan pasca covid-19 di tengah wabah global, yang memberi kesan bahwa Tiongkok telah menangani krisis dengan baik,” ujar David, Minggu (17/5).

David menambahkan, warga di negara Barat pada umumnya merasa tidak puas dengan performa negaranya. Terbukti, hanya Selandia Baru yang menjadi negara di daerah Barat yang mendapat skor indeks lebih tinggi dibanding skor rata-rata global yakni 56.

“Kami melihat celah besar dalam kepercayaan diri warga di seluruh negara Barat. Di antara mereka hanya Selandia Baru, yang dipimpin Perdana Menteri Jacinda Arden mampu membatasi penyebaran covid-19 secara efektif, sehingga membawa mereka ke peringkat yang baik,” tuturnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT