17 May 2020, 14:43 WIB

ISNU Bagikan Bantuan kepada 2.700 Guru Mengaji Door to Door


Dwi Apriani | Nusantara

BANTUAN kemanusiaan bagi masyarakat terdampak Covid-19 terus bergulir. Bukan hanya masyarakat yang terpaksa dirumahkan akibat pembatasan operasional perusahaan, profesi lain seperti guru mengaji, tukang urut juga mendapatkan bantuan sembako.

Nurasiah misalnya, wanita yang sehari-hari berprofesi sebagai guru mengaji itu sempat menitikkan air mata ketika mendengar bahwa dirinya mendapatkan bantuan paket sembako. Pasalnya, selama tinggal hampir lima tahun di Jalan Tanjung Barangan, Lorong Tanjung Aur 2, Ilir Barat I Palembang dirinya belum sama sekali menerima bantuan apapun.

"Belum pernah kami terima bantuan, makanya saya tadi kaget kenapa ramai-ramai ada polisi pula, takut saya. Ternyata dapat bantuan, saya terima kasih ya Allah semoga diberikan lebih banyak lagi rejeki di masa sulit ini," ujarnya, Minggu (17/5).

Baca Juga: PKB Cianjur Salurkan Paket Sembako untuk Guru Ngaji dan Ustaz

Sejak pandemi Covid-19, dirinya terpaksa tak lagi menerima murid untuk mengaji di rumahnya, lantaran takut terpapar virus. "Jadi sekarang hanya di rumah saja," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Palembang yang juga menjabat Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, perhatian khusus diberikan pula dari pihaknya kepada guru, ustaz, dan ustazah yang dinilai ikut terdampak pandemi Covid-19.

Sedikitnya, ada 2.700 paket sembako yang akan didistribusikan kepada guru, ustaz, ustazah tersebar pada 18 Kecamatan di Kota Palembang secara door to door.

Baca Juga: Bantuan Sembako kepada Guru Ngaji

"Karena kader kita banyak, jadi mereka nanti juga akan membantu mendistribusikannya. Ada beras, tepung terigu, minyak dll yang kita berikan," ujarnya.

Pihaknya berharap sebelum lebaran semua paket sembako sudah selesai didistribusikan sehingga bisa dimanfaatkan oleh mereka yang berhak menerima. "Data-data penerimanya sudah kita inventarisasi. Semoga ini bisa cepat selesai dan tepat sasaran," tutupnya. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT