17 May 2020, 14:12 WIB

Italia Buka Kembali Perbatasan untuk Wisatawan UE


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Italia akan dibuka kembali untuk turis Eropa mulai awal Juni dan membatalkan masa karantina wajib 14 hari, pemerintah mengatakan pada Sabtu (16/5). Negeri Pizza sedang berupaya untuk mempercepat keluar dari lockdown Covid-19.

Perdana Menteri Giuseppe Conte juga mengatakan, Sabtu, pusat kebugaran dan bioskop akan segera dapat menyambut masyarakat lagi. Pemerintah berusaha untuk memulai kembali kegiatan ekonomi sambil berjalan dengan hati-hati di tengah-tengah virus korona yang masih ada namun mengecil.

"Kita menghadapi risiko yang diperhitungkan dalam pengetahuan kurva penularan akan naik lagi," kata Conte saat pidato di televisi. "Kita harus menerimanya kalau tidak kita tidak akan pernah bisa memulai lagi."

Baca Juga: Jumlah Infeksi Korona di Italia Tertinggi Kedua Setelah Tiongkok

Conte memberlakukan shutdown yang melumpuhkan secara ekonomi pada awal Maret untuk melawan pandemi yang sejauh ini telah menewaskan hampir 32.000 orang di Italia.

Penutupan itu menghentikan kegiatan pelesiran di suatu negara yang sangat bergantung pada industri pariwisata.

Meskipun Italia tidak pernah secara resmi menutup perbatasannya dan telah memungkinkan orang untuk bolak-balik karena alasan pekerjaan atau kesehatan, Italia melarang pergerakan untuk pariwisata dan memberlakukan masa isolasi dua minggu untuk pendatang baru.

Pada Maret, Uni Eropa melarang warga negara asing memasuki zona Schengen, zona perbatasan terbuka yang terdiri dari 22 dari 27 negara anggota, dengan pengecualian untuk pekerja medis dan perjalanan penting.

Baca Juga: Penyebaran Virus Korona, Italia Berlakukan Lockdown

Tetapi pada Rabu, Uni Eropa menetapkan rencana untuk memulai kembali perjalanan musim panas secara bertahap, mendesak negara-negara anggota untuk membuka kembali perbatasan internalnya, sementara merekomendasikan perbatasan eksternal tetap ditutup untuk sebagian besar perjalanan hingga setidaknya pertengahan Juni.

Mulai 3 Juni, pengunjung dalam zona Schengen akan diizinkan masuk ke Italia tanpa kewajiban untuk mengisolasi diri. Orang Italia juga akan dapat berpindah antar wilayah, meskipun pemerintah setempat dapat membatasi perjalanan jika infeksi meningkat. (AFP/Hym/OL-10)

BERITA TERKAIT