17 May 2020, 09:33 WIB

Pasien Covid-19 yang Sembuh di NTT Bertambah Jadi Enam Orang


Palce Amalo | Nusantara

PASIEN covid-19 yang dilaporkan sembuh di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah empat orang, Minggu (17/5).

Dengan demikian, total pasien sembuh di daerah itu menjadi  enam orang. Sebelumnya, dua pasien covid-19 masing dari klaster Jakarta dan klaster Sukabumi sembuh dan sudah dipulangkan.

Adapun empat pasien yang sembuh tersebut juga berasal dari Klaster Sukabumi menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. "Ada
kabar gembira, saat ini, empat orang dari klaster Sukabumi sembuh dan akan dipulangkan," kata Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Mere.

Baca juga: Pulang dari Timor Leste, Warga Grobogan dan Jepara Jalani Isolasi

Dia menyebutkan, sesuai hasil pemeriksaan swab berturut-turut sebanyak dua kali, empat pasien itu negatif virus korona.

"Karena itu mereka dinyatakan sembuh," tambahnya.

Karena itu, dari total 59 pasien positif covid-19 di NTT, enam sembuh, satu meninggal, dan 52 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit yang tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Sikka, Manggarai Barat, Flores Timur, Sumba Timur, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan, Ende, dan Nagekeo.

Sesuai data Gugus Tugas Covid-19 NTT, penyebaran virus korona di NTT selain berasal dari klaster Sukabumi, juga datang dari klaster Magetan, Gowa, Kapal Motor (KM) Lambelu, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sangkakala, dan klaster lokal.

"Kegiatan pencegahan dan isolasi di kabupaten dan kota tidak boleh kendor, juga tetap menjaga agar tidak ada kerumuman massa dan interaksi antarorang," kata Dominikus Mere.

Dia juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti para manula, bayi, dan warga yang menderita penyakit bawaan seperti diabetes dan darah tinggi, sebab risiko tertular covid-19 sangat tinggi daripada warga yang sehat.

Sementara itu, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 68 orang, 46 orang di antaranya telah sembuh dan sudah dipulangkan, 12 orang masih
dirawat, dan 10 orang meninggal.

Orang Dalam Pengawasan (ODP) 1.719 orang, 1.474 orang selesai pemantauan dan dinyatakan sehat, 242 orang masih dipantau dan tiga orang meninggal.

Orang Tanpa Gejala (OTG) 779 orang, 156 orang selesai dipantau dan 623 orang masih dipantau. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT