17 May 2020, 05:50 WIB

Bank Dunia Kucuri Indonesia US$700 Juta


E-1 | Ekonomi

INDONESIA mendapatkan dana tambahan dari Bank Dunia untuk menghadapi dampak pandemi covid-19. Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia telah menyetujui pendanaan senilai US$700 juta untuk meningkatkan sistem perlindungan sosial dan memperkuat sektor keuangan.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen dalam pernyataan di Jakarta,kemarin, mengatakan bantuan ini dibutuhkan karena sifat dan jangkauan covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya.

“Untuk Indonesia, kami mendukung pemerintah terus fokus pada perlindung an penduduk yang paling rentan dan berisiko tinggi serta meningkatkan kesiap siagaan darurat untuk sektor-sektor prioritas,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Dalam jangka panjang, menurut dia, kesiapan dan kemampuan untuk meminimalisasi dampak tersebut sangat penting bagi upaya berkelanjutan untuk mengurangi kemiskinan dan melindungi sumber daya manusia.

Proyek pertama yang disetujui untuk pendanaan ini ialah pembiayaan tambahan untuk asistensi program reformasi sosial senilai US$400 juta. Proyek awal dari pendanaan tambahan itu telah disetujui tiga tahun lalu dan berhasil mendukung berbagai program utama pemerintah dalam bantuan sosial.

Pendanaan itu juga diharapkan dapat membantu penambahan dana darurat sementara bagi 10 juta penerima program keluarga harapan (PKH) untuk menjaga tingkat kesejahteraan sosial.

Proyek kedua dari pembiayaan yang disetujui ini ialah pinjaman untuk kebijakan reformasi dalam pengembangan sektor finansial guna mengatasi dampak covid-19 untuk Indonesia sebesar US$300 juta.

Dukungan untuk kebijakan pembangunan yang telah disetujui pada Maret 2020 ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kedalaman, efi siensi, dan ketahanan sektor keuangan.

Pendanaan tambahan itu akan membantu pemerintah menutupi keterbatasan keuangan yang tidak terduga yang muncul akibat pandemi dan membantu mengatasi krisis covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan dukungan dari lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia dapat menjaga tingkat kesejahteraan sosial dan mengatasi dampak covid-19 kepada perekonomian.

“Kami dapat memberikan bantuan untuk berbagai kebutuhan seperti penyediaan bantuan sosial dan menjagaketahanan ekonomi negara,” katanya.

Sri Mulyani memastikan pemerintah menyadari dampak signifi kan covid-19 terhadap mata pencaharian banyak orang terhadap berbagai sektor di seluruh Indonesia sehingga pemerintah berusaha untuk memastikan adanya pemulihan jangka panjang masyarakat dan ekonomi Indonesia. (E-1)

BERITA TERKAIT