17 May 2020, 02:25 WIB

PSBB Kota Dumai Dimulai Senin (18/5)


Antara | Nusantara

WALI Kota Dumai Zulkifli AS menyebut pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan mulai Senin (18/5) hingga 14 hari ke depan untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19. "Targetnya kita hanya lakukan sekali tahapan," kata Zulkifli, Sabtu (16/5)

Selama PSBB, katanya, masyarakat wajib pakai masker dan menerapkan pola hidup bersih sehat, sering mencuci tangan dengan air, menjaga jarak, tidak berkerumun dan tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan penting, misalkan berobat.

Zulkifli mengatakan target keberhasilan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan hanya sekali pelaksanaan PSBB tanpa diperpanjang karena angka kesembuhan pasien tinggi.

"Kita fokus untuk memutus rantai penularan Covid-19 dengan PSBB meski pasien sembuh banyak dan hanya dua orang pasien dirawat. Nantinya dinamika di lapangan cukup  tinggi karena kita mengatur dan mengubah kebiasaan orang," kata Zulkifli.

Dijelaskannya, PSBB di Kota Dumai, Riau berfokus pada pemutusan Covid-19 di empat titik pasar tradisional. Karena itu selain diterapkan pembatasan jam buka, juga segera dilakukan rapid test massal kepada pedagang.

Dalam dua bulan terakhir, masyarakat Kota Dumai sebagian besar sudah memahami dan menjalankan protokol kesehatan cegah Covid-19. Namun masih ada sebagian yang belum paham dan tidak mengikuti anjuran pemerintah.

Beberapa langkah pemutusan penularan Covid-19 sudah dimulai Pemkot Dumai sejak wabah marak dua bulan silam. Diantaranya pembatasan jam malam, karantina wilayah RT, distribusi bantuan sosial, penguatan alat medis dan lain sebagainya, sehingga kesadaran jaga kesehatan sudah banyak dipahami.

"Petugas gabungan siap melaksanakan PSBB dengan tegas dan humanis, hindari konflik dan selesaikan masalah di lapangan. PSBB Dumai tetap dijalankan, dan masa sosialisasi selama tiga hari dimulai sekarang," sebut Zulkifli. (R-1)

BERITA TERKAIT