16 May 2020, 20:30 WIB

Formula 1: GP Singapura Diragukan Digelar Tanpa Penonton


Rahmatul Fajri | Olahraga

GRAND Prix Singapura tampaknya tidak akan terjadi pada kalender revisi Formula 1 tahun 2020, meskipun promotor masih menjalin komunikasi dengan pejabat kejuaraan.

F1 saat ini sedang menjadwal ulang sejumlah balapan pada kalender 2020 sebagai upaya tetap menggelar balapan di tengah pandemi korona atau covid-19.

Bos Formula 1 masih berharap menggelar balapan yang dimulai dari Austria yang menjadi pembuka musim pada 5 Juli dan setelah itu di Silverstone, Inggris pada 26 Juli dan 2 Agustus.

Sejauh ini GP Australia, Monako, dan Prancis adalah balapan yang resmi dibatalkan. Kini muncul kabar GP Belanda, Kanada dan Singapura juga tidak tercantum dalam jadwal F1 2020.

Meski belum ada konfirmasi, GP Singapura yang semula digelar 20 September berpotensi urung untuk dilanjutkan. Pasalnya, GP Singapura yang digelar di Sirkuti Marina Bay merupakan lintasan jalanan di tengah kota membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyiapkan infrastruktur balapan.

Baca juga : F1 Sepakat Silverstone Gelar Dua Kali Balapan pada Tahun Ini

Rencana untuk mengadakan balapan di Singapura juga berpotensi dibatalkan karena adanya aturan lockdown hingga awal Juni setelah adanya gelombang kedua covid-19.

Pada hari Jumat, Menteri Pembangunan Nasional Singapura Lawrence Wong mengaku belum memikirkan untuk melonggarkan aturan pembatasan sosial di tengah kasus covid-19 yang masih melonjak di Asia dan Eropa.

Promotor GP Singapura juga menegaskan bahwa tidak layak untuk menggelar balapan secara tertutup.

"GP Singapura telah mempertahankan dialog terbuka dengan F1, Pemerintah Singapura dan para pemangku kepentingan kami selama waktu ini, untuk menilai berbagai kemungkinan yang berbeda. Prioritas kami tetap warga kami," ungkap salah satu juru bicara promotor. (Crash/OL-7)

BERITA TERKAIT