16 May 2020, 15:52 WIB

8 Pasien Positif Covid-19 di Klaten Sembuh, 10 masih Dirawat


Djoko Sardjono | Nusantara

PASIEN positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, secara akumulatif yang dirawat di rumah sakit sebanyak 18 orang. Sementara dari jumlah itu yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang 8 orang. Dengan demikian, saat ini di Klaten masih ada 10 pasien positif virus korona yang dirawat di rumah sakit.

Hal itu disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten saat melepas kepulangan dua pasien positif virus korona,  H, 51, dan AAS, 9. Keduanya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten, Jumat (15/5).

''Kabar baik, hari ini ada dua orang pasien positif Covid-19 yang sembuh setelah penjalani perawatan di RSD Bagas Waras. Yaitu H berasal dari Kecamatan Ngawen dan AAS dari Kalikotes. Pasien berinisial H yang dirawat sejak 24 April lalu itu merupakan salah satu klaster ijtima ulama di Gowa, Sulawesi Selatan,'' tutur Sri Mulyani.

Baca Juga: Bupati Klaten Blusukan ke Pasar Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Dalam keterangannya yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Cahyono Widodo, Bupati Sri Mulyani menjelaskan, bahwa pasien H dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali tes swab. Demikian juga AAS, pasien yang dirawat sejak 26 April lalu itu dua kali dilakukan tes swab. Hasil tes swab keduanya dinyatakan negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Cahyono Widodo yang juga juru bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19  menambahkan, meski kedua pasien positif H dan AAS telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah, mereka tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan, serta melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari.

''Kesembuhan dua pasien ini menyusul enam pasien sebelumnya yang sudah sembuh. Jadi, pasien positif Covid-19 yang sembuh menjadi 8 orang. Sehingga saat ini di Klaten masih 10 pasien positif yang dirawat di RSD Bagas Waras, RSUP Soeradji Tirtonegoro, RS Islam, dan RS PKU Muhammadiyah Delanggu,'' pungkasnya. (JS/OL-10)

BERITA TERKAIT