16 May 2020, 10:11 WIB

Kasus Transmisi Lokal Kota Kupang dari Tiga Kelurahan


Palce Amalo | Nusantara

JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nusa Tenggara Timur (NTT), Marius Jelamu mengatakan kasus transmisi lokal di daerah itu sampai Sabtu (16/5) pagi, baru diketahui tiga orang. Tiga orang itu berasal dari kelurahan berbeda di Kota Kupang yakni  Oepoi, Bakunase dan Oesapa. 

"Kami umumkan secara terbuka supaya seluruh warga Kota Kupang benar-benar waspada," kata Marius Jelamu dalam keterangan pers yang disampaikan secara virtual.

Tiga orang itu juga belum diketahui dengan siapa mereka melakukan kontak, termasuk pasien positif korona yang meninggal pada 12 Mei 2020 malam. Pasien yang meninggal tersebut berprofesi sebagai penjual daging sapi di Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kupang.

"Tiga orang itu juga bukan penjual daging sapi," tambah Marius Jelamu.

Dia minta warga melindungi diri masing-masing agar tidak terjangkit virus tersebut dengan menaati protokol kesehatan, namun tidak boleh panik. Tetap mengenakan masker, jaga jarak aman, tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting, hindari kerumunan orang, dan cuci tangan dengan sabun antiseptik dan hand sanitizer. 

"Karena dengan memproteksi diri, kita akan terlindungi dari virus ini," ujarnya.

Dia juga mengingatkan orang tanpa gejala (OTG) di NTT masih banyak yakni sebanyak 615 orang. Dari jumlah itu, OTG terbanyak di Manggarai Barat 184 orang, Kota Kupang 48 orang, dan 17 orang di Flores Timur. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) di NTT sebanyak 230 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 68 orang.

baca juga: 12 Anak di Kalsel Positif Terjangkit Virus Korona

Marius menegaskan satu-satunya yang harus dilakukan warga ialah melindungi diri. Virus korona ini seperti musuh dan harus dilawan dengan menjalankan protokol kesehatan. Adapun jumlah pasien positif korona di NTT tercatat 47 orang, satu orang meninggal dan dua orang sudah sembuh. Sedangkan 44 orang lainnya dirawat, terdiri dari 41 orang dirawat di rumah sakit dan tiga orang dirawat di tempat karantina. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT