16 May 2020, 09:35 WIB

Kontak Dengan Pasien Positif Korona, 100 Orang Jalani Rapid Test


Gabriel Langga | Nusantara

SETELAH 12 orang dinyatakan positif Covid-19, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur langsung bergerak cepat dengan menelusuri 12 keluarga dari 12 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan uji sampel swab di laboratorium RSUD W.Z Johanes Kupang.

Hasilnya, ditemukan ada 100 orang yang kontak erat dengan 12 pasien positif covid-19 sehingga mereka harus menjalani rapid test untuk memastikan apakah reaktif atau non reaktif.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan hasil penelusuran selama dua hari, ditemukan ada 100 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19.

"100 orang yang kita rapid test ini merupakan orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien positif covid-19," jelas Petrus Herlemus, Sabtu (16/5).

Ia menuturkan, rapid test terhadap 100 orang ini dilakukan di rumah masing-masing. Petrus menambahkan ada lima tim analis laboratorium yang diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap 100 orang, yang sempat kontak erat dengan pasien positif covid-19 klaster eks KM. Lambelu itu.

"Rapid testnya di rumah mereka masing-masing. Apabila 100 orang itu, hasilnya reaktif maka kita akan jemput untuk dikarantina terpusat yang sudah disiapkan oleh pemerintah," terangnya.

baca juga: Pasien Tolak Isolasi, Peluk Tetangga Agar Ketularan

Petrus Herlmus juga meminta masyarakat segera melapor kepada pemerintah apabila pernah kontak erat dengan 12 pasien positif covid-19 sehingga bisa memastikan tertular atau tidak.

"Bagi masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif covid-19 segera melapor. Jangan takut masyarakat harus jujur sehingga bisa membantu pemerintah untuk menekan penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Sikka," ujarnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT