16 May 2020, 06:50 WIB

Makan Gratis dari Seniman Sunda


MI | Ramadan

MENJELANG sore, sejumlah warga terlihat sedang mengantre di Warteg Kharisma Bahari yang terletak di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Selasa (12/5). Pemilik warteg, Dewi, sedang sibuk membagikan paket makanan berbuka dibantu pegawainya serta relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Warteg Kharisma Bahari merupakan satu dari lima warteg yang berpartisipasi dalam pemberian bantuan Operasi Makan Gratis dari Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GASS) dan ACT kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19.

Bantuan yang diberikan berupa 500 porsi hidangan iftar gratis serta masker untuk penerima bantuan. Sebelumnya, pemilik warteg telah membagikan kupon kepada masyarakat dan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan. "Alhamdulillah, kita bagikan untuk penerima manfaat. Ada marbut masjid, pedagang keliling, ojek online, dan warga lingkungan sekitar yang terkena PHK akibat pandemi covid-19 ini," kata Dewi.

Tamsari, seorang pedagang buah di dekat warteg, mengungkapkan terima kasihnya bisa mendapatkan bantuan dari Operasi Makan Gratis. Ia mengaku sangat senang dengan hadirnya program ini. "Wah senang saya, orang-orang sini juga (antusias). Bahkan kemarin sebelum puasa, ramai yang datang ke sini dan mengantre," kata Tamsari.

Saat pemberian bantuan, salah satu penggagas GASS, musikus Melly Goeslaw, melakukan panggilan video dengan tim ACT yang berada di lokasi. Teh Melly, sapaannya, juga berbincangbincang dengan pemilik warteg. Anggota GASS lain yang turut serta dalam panggilan video ialah Hedi Yunus dan Armand Maulana.

Sejak 19 Apri lalu, GASS telah melontarkan ajakan bagi masyarakat untuk membantu warga lain yang terdampak pandemi. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk membantu ringankan ikhtiar mereka. Bersama Aksi Cepat Tanggap, GASS akan ikut aksi menyelamatkan saudarasaudara kita yang secara ekonomi terdampak wabah korona. Melalui program Operasi Pangan Gratis dan Operasi Beras Gratis, kita bantu mereka dengan memberikan bantuan pangan terbaik selama masa darurat bencana wabah korona ini," ujar GASS seperti dikutip dari laman Indonesia Dermawan, kemarin.

Hingga Kamis (14/5), donasi yang terkumpul melalui GASS mencapai Rp70.455.557. Operasi Makan Gratis telah berkolaborasi dengan ribuan warteg dan rumah makan di Jabodetabek untuk mempermudah pemberian bantuan. Target penerima bantuan antara lain pekerja informal, masyarakat prasejahtera, dan buruh harian yang sulit mendapatkan penghasilan saat pandemi. (RO/H-3)

BERITA TERKAIT