16 May 2020, 03:50 WIB

Antisipasi Pemudik Nekat, Polri Tambah Personel di Check Point


Antara | Politik dan Hukum

KEPALA Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Istiono menyebutkan keberadaan personel di seluruh check point penjagaan akan diperkuat untuk mengantisipasi masih adanya masyarakat yang nekat melakukan perjalanan mudik.

"Dalam 1-2 hari ini ada sedikit peningkatan jumlah warga yang ingin mudik, tapi tidak signifikan. Oleh karena itu, kita pertebal di check-check point ini untuk melakukan pemeriksaan," katanya saat meninjau check point KM 31 Bekasi-Jakarta, Jumat (15/5).

Istiono menyebutkan sampai saat ini sudah ada sekitar 45 ribu kendaraan pemudik yang diminta putar balik, didominasi kendaraan pribadi. Diakuinya, banyak cara digunakan masyarakat demi bisa melintas wilayah untuk mudik, mulai mencari jalan tikus hingga alih-alih membawa surat tugas, tetapi tetap diminta untuk berputar balik.

Langkah persuasif yang ditempuh kepolisian, yakni dengan meminta calon pemudik berbalik arah dirasa cukup efektif untuk mencegah masyarakat pulang ke kampung halaman.

"Putar balik itu sudah efektif. Mereka akan berpikir dua kali karena ancang-ancang yang mau mudik itu kan sudah direncana, mulai penumpang, kendaraan, bensinnya, kan rugi (disuruh putar balik). Jadi, sudah cukup itu. Yang paling penting kesadaran masyarakat untuk tidak mudik untuk memutus mata rantai Covid-19. Ini perang bersama menghadapi Covid-19, kita ajak masyarakat," katanya.

Karena itu, Istiono menekankan pentingnya penambahan personel di seluruh check point penjagaan di masing-masing wilayah kepolisian daerah (polda). "Semuanya, di masing-masing polda. Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten pun demikian," katanya. (R-1) 

BERITA TERKAIT