16 May 2020, 05:15 WIB

Schalke Mimpi Buruk bagi Dortmund


Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group | Sepak Bola

ADA yang berbeda di Signal Iduna Park Sabtu malam nanti. Sekitar 81 ribu bendera kuning-hitam yang biasa menyemarakkan isi stadion tidak akan ada lagi. Lanjutan musim kompetisi Bundesliga diputuskan tanpa penonton untuk menghindari penyebaran
covid-19.

Padahal malam nanti merupakan pertandingan yang sangat penting bagi Borussia Dortmund, yakni menjamu tamu yang hanya 20 km dari tempat mereka, sang ‘musuh besar’, Schalke 04. Posisi Dortmund di klasemen sementara ialah peringkat kedua di bawah Bayern Muenchen. Meski demikian, mereka lebih banyak kalah kalau bertemu the Royal Blue, julukan Schalke 04. Musim lalu di Signal Iduna, pelatih Lucien Favre harus menerima kenyataan anak asuhannya dipaksa menelan pil pahit 2-4 oleh tetangganya itu. Die Knappen benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Dortmund. Dalam tiga kali kunjungan ke Signal Iduna, mereka selalu mampu memecundangi tim tuan rumah.

Kemenangan terakhir yang pernah diraih Dortmund di kandang terjadi pada November 2015 saat ditangani Thomas Tuchel. Itulah yang membuat pemain seperti Julian Brandt tidak hanya antusias menyambut kembali bergulirnya kompetisi, tetapi juga ingin mempersembahkan kemenangan.

“Kami ingin memenangi pertandingan sebagai hadiah bagi para pecinta kami yang tidak bisa datang ke stadion,” ujar Brandt.

CEO Liga Sepak Bola Jerman Christian Seifert mewanti-wanti pecinta sepak bola Jerman untuk tidak datang ke stadion meski hanya untuk berkumpul di luar. Kepatuhan kepada protokol kesehatan merupakan kunci dari keberlanjutan Bundesliga yang hanya menyisakan sembilan pertandingan lagi.

Jerman merupakan negara pertama yang memperbolehkan kompetisi dilanjutkan kembali. Keberhasilan Jerman untuk menyelenggarakan kompetisi tanpa membawa konsekuensi pada penyebaran covid-19 akan menjadi model bagi negaranegara lain.

Inggris pekan depan akan mulai mengizinkan para pemain untuk kembali berlatih bersama di lapangan. Liga Primer berencana melanjutkan musim kompetisi bulan depan dan diharapkan bisa selesai sebelum 31 Juli.


Percaya diri

Schalke 04 datang ke Signal Iduna Park dengan penuh percaya diri. Selama ini Schalke dikenal sebagai tim yang penuh dengan pemain berbakat. Banyak bintang besar Jerman merupakan jebolan Akademi Sepak Bola Schalke.

Kapten tim nasional Manuel Neuer merupakan salah satu contoh hasil didikan Schalke. Pemain lain yang memulai karier dari Royal Blue ialah Mezut Ozil, Julian Draxler, Leroy Sane, dan Benedikt Howedes.

Ujung tombak Daniele Caligiuri merupakan salah satu yang tidak sabar menyambut Revierderby. Ia memang berambisi membuat rekor baru sebagai pemain yang paling banyak menjebol gawang Dortmund. Sejauh ini, ia sudah mencetak empat gol ke gawang tim ‘kuning-hitam’, satu gol kurang dari torehan yang dibuat bintang lama Schalke, Kevin Kuranyi.

“Saya bukan ingin mensyukuri adanya covid-19. Namun, istirahat kompetisi akibat wabah covid-19 membuat saya punya waktu cukup untuk memulihkan cedera saya. Sekarang saya merasa sudah pulih 100% dan siap diturunkan malam nanti,” tegas Caligiuri.

“Kalau nanti saya diberi kesempatan bermain, saya akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mencetak gol dan memecahkan rekor Kuranyi, tambah penyerang andalan Schalke itu.

Caligiuri sangat yakin pelatih David Wagner akan bisa menyiapkan strategi yang me ngejutkan kubu Dortmund. Itu sudah ia buktikan ketika membuat para pemain Bayern Muenchen frustasi karena strategi yang diterapkan Wagner.

Ia menempatkan lima pemain di belakang yang sulit ditembus pemain Bayern. Bintang baru Dortmund Erling Haaland menyadari lawan yang harus dihadapi timnya pada pertandingan perdana setelah kompetisi dilanjutkan ialah ‘tim yang tidak mudah dijinakkan’.
Namun, dengan sembilan gol yang diciptakan dalam delapan penampilan perdananya, pemain asal Norwegia ini yakin akan bisa mempersembahkan kemenangan bagi Dortmund.

“Saya sungguh tidak sabar untuk bisa tampil dalam pertandingan derbi pertama saya di Dortmund. Saya sudah beberapa kali merasakan pertandingan derbi, tetapi ini derbi yang berbeda,” kata Haaland.


Faktor kiper

Satu yang menjadi titik kelemahan Dortmund ada di bawah mistar. Kiper Roman Burki merupakan kiper yang kurang meyakinkan. Ia hanya bisa menyelamatkan 54% tendangan yang mengarah ke gawangnya. Schalke justru mempunyai kiper yang lebih meyakinkan. Kiper Alexander Nuebel punya persentase kemampuan menyelamatkan gawang sampai 70%. Ini sama dengan yang bisa dilakukan Kiper Bayern Muenchen, Neuer, dan kiper satu timnya, Markus Schubert.

Beruntung Dormund memiliki barisan belakang yang solid dan penyerang yang sangat produktif. Tiga penyerang Dortmund, Jadon Sancho, Marco Reus, dan Haaland, sudah mencetak 34 gol, melebihi 30 gol yang dicetak seluruh penyerang Schalke di musim kompetisi sekarang ini.

Dengan masih cederanya Reus, pelatih Favre biasa merotasi antara Brandt dan Thorgan Hazard untuk mendampingi Sancho dan Haaland. Favre bisa menempatkan Sancho dan Brandt atau Hazard sebagai penyerang sayap atau bermain sebagai ujung tombak kedua di belakang Haaland.

Untuk empat pemain di lapangan tengah, Favre semakin suka memainkan Axel Witsel dan Emre Can bermain dari tengah, sementara Achraf Hakimi dan Raphael Guerreiro bermain dari sayap. Untuk tiga pemain belakang, pemain kawakan Mats Hummels didampingi Manuel Akanji dan Dan-Axel Zagadou atau Lukas Piszczek menjadi pilihan terbaik.

Wagner kemungkinan besar akan merespons Favre dengan pola 5-3-2 yang bisa berubah cepat menjadi 3-5-2. Jonjoe Kenny, Timo Becker, Jean-Clair Todibo, Matija Nastasic, dan Bastian Oczipka merupakan pilihan terbaik untuk membuat frustasi para penyerang Dortmund.

Kapten kesebelasan Omar Mascarell bersama Weston McKennie dan Suat Serdar siap untuk bermain bersama lagi setelah selama ini bergantian ditimpa cedera. Mereka sangat diandalkan untuk mengalirkan bola-bola kepada ujung tombak kembar yang kemungkinan diberikan kepada Caligiuri dan Guido Burgstaller.

Lalu, siapa yang bisa memenangi pertandingan malam nanti? Dortmund pantas berharap agar Burki bisa membantu dengan menampilkan permainan terbaik. Ia benarbenar tidak boleh lengah karena pemain Schalke tidak pernah mengenal kata menyerah. Pernah mereka tertinggal 4 gol dari Dortmund di awal pertandingan, tetapi bisa mengejar ketinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Segala rumus dan perhitungan sering tidak berlaku saat Revierderby. Seperti alam yang selalu mampu mengurus dirinya, derbi besar selalu menemukan jalannya sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT