15 May 2020, 21:35 WIB

Kinerja Pelindo 1 di Pelabuhan Sei Pakning Alami Peningkatan


Yoseph Pencawan | Nusantara

PT Pelabuhan Indonesia I ( Pelindo 1), Cabang Sei Pakning yang di Kabupaten Bengkalis, Riau, mencatatkan kinerja positif selama Januari hingga April 2020.

General Manager Pelindo 1 Cabang Sei Pakning Al Abrar mengutarakan, trafik kunjungan kapal yang dilayani Pelabuhan Sei Pakning dari Januari hingga April 2020 sebanyak 372 call. Angka itu naik 31,45 persen dari periode yang sama tahun 2019 sebesar 283 call.

"Layanan Marine Services yang terdiri dari pemanduan, penundaan dan STS Transfer di Pelabuhan Sei Pakning meningkat 31,45 persen,’’  ungkapnya dalam keterangan resmi Pelindo 1, Jumat (15/5).

Peningkatan ini disebabkan bertambahnya industri sebagai hinterland di sekitar pelabuhan sehingga terjadi peningkatan produksi.

Dia memaparkan, layanan bisnis utama Pelabuhan Sei Pakning adalah kegiatan marine services, yaitu pelayanan pemanduan, penundaan dan Ship to Ship (STS) Transfer.

Baca juga :Pemerintah Diminta Konsisten Mengawal Pembayaran THR

Kegiatan marine services ini dari Pilot Station yang berada di Selat Morong menuju ke area STS di Sei Pakning.

Kemudian Terminal Khusus (Tersus) Pertamina, Loading Point Ladinda, Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Futong dan pelabuhan umum Tanjung Buton.

Adapun kegiatan STS untuk kapal yang memuat produk milik PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) terjadi kenaikan 39,13 persen dengan jumlah kapal sebanyak 32 call. Angka ini meningkat dari periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 23 call.

Sementara itu untuk jasa pemanduan dan penundaan yang dilakukan Pelindo 1 Sei Pakning, untuk TUKS PT RAPP hingga April 2020 melayani 58 call.

Mengalami kenaikan 81,25 persen dari periode yang sama tahun 2020 sebesar 32 call dengan kapal muatan wood pulp, barge, petikemas, dan bongkar caustic soda.

Pelabuhan Sei Pakning yang berada di Selat Bengkalis didukung dengan fasilitas dermaga pandu sepanjang 60 meter dengan kedalaman -6m Lws.

Pelabuhan ini juga didukung dua unit kapal pandu, 12 orang pandu dan telah menerapkan ISPS (International Ship and Port Security) Code serta memiliki kantor kawasan di Pelabuhan Bengkalis.

"Pelayanan pemanduan dan penundaan di Pelabuhan Sei Pakning sampai saat ini zero waiting," imbuh Al Abrar.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT