15 May 2020, 18:25 WIB

Anies Ogah Longgarkan PSBB


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tidak berniat untuk melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ada dorongan dari berbagai pihak untuk melonggarkan PSBB. Namun, hal tersebut tidak mengendurkan niatnya untuk tetap memberlakukan PSBB secara ketat.

"Di Jakarta sendiri PSBB masih berlaku. Tidak ada kebijakan pelonggaran. Tidak ada membolehkan aktivitas seperti sebelum PSBB. Kita sekarang ini di fase yang amat menentukan," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat (15/5).

Baca juga: Polisi Duga NF Membunuh karena Kesal dan Punya Hasrat

Ia mengakui ada perkembangan positif setelah secara ketat perlahan membatasi pergerakan di Jakarta dimulai penetapan status tanggap darurat hingga penetapan PSBB sejak 9 April dan masih berjalan sampai saat ini.

"Sejak Maret kita mengurangi kegiatan. Alhamdulillah kami akan sampaikan dalam kesempatan lain. Perkembangannya positif, tapi kita harus menuntaskan beberapa waktu lagi," ujar Anies.

Ia pun meminta masyarakat tetap bertahan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan tidak bepergian meski sebentar lagi akan banyak hari libur yang dapat memancing warga untuk bepergian keluar rumah.

Untuk melegalkan pengawasan dan penindakan hukum kepada warga yang melanggar, Anies menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. No 47/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Karena itu saya minta masyarakat tetap di rumah, tidak berpergian apalagi menjelang masa-masa hari libur Sabtu, Minggu, besok, Kamis, lalu ada lebaran. Ini adalah momentum kita jaga untuk tetap ada di rumah. Dengan pergub 47/2020 ini maka seluruh penduduk di Jakarta dipastikan tidak boleh keluar, kecuali mereka 11 sektor," tegasnya.(OL-14)

BERITA TERKAIT