15 May 2020, 17:42 WIB

Anies Larang Warga Berpergian Dari dan Ke Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengesahkan aturan baru untuk melarang warga Jakarta berpergian keluar kota.

Aturan tersebut yakni Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 47/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Melalui aturan itu, Anies melarang warga Jakarta dan warga di luar Jabodetabek untuk berpergian keluar Jabodetabek serta sebaliknya.

"Dengan adanya pergub ini maka seluruh penduduk di Jakarta tidak diizinkan untuk bepergian keluar kawaan Jabodetabek. Mereka dibatasi sehingga kita bisa menjaga agar virus covid-19 ini bisa terkendali," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun YouTube resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (15/5).

Meskipun demikian, ada warga yang tetap diperbolehkan keluar Jabodetabek dan sebaliknya warga dari luar Jabodetabek bisa masuk ke Jakarta. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kekhususan tertentu seperti pimpinan lembaga negara, korps organisasi internasional sesuai hukum internasional, petugas tol, petugas penanganan covid-19, polisi, mobil ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, angkutan barang yang tidak bawa penumpang, pengemudi angkutan obat dan alat kesehatan, dan pasien.

Baca juga :Banyak Pengecualian PSBB, Ombudsman: Kepatuhan Warga Menurun

"Mereka yang diizinkan juga adalah orang yang bekerja di 11 sektor yang diperbolehkan beroperasi sesuai Pergub No. 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Pencegahan Penularan Covid-19 di Jakarta," papar Anies.

Bagi pihak-pihak yang diperbolehkan untuk berpergian keluar kota atau boleh bermobilitas karena berasal dari golongan yang sudah disebutkan harus memperoleh izin yang bisa diurus secara daring di situs corona.jakarta.go.id. Bagi warga dari luar Jabodetabek dan memenuhi syarat serta kondisi yang disebutkan bisa masuk ke Jakarta juga dengan tetap mengurus izin di situs corona.jakarta.go.id.

"Warga yang tidak memenuhi syarat jangan coba-coba mengurus karena tidak akan mendapat izin. Jika tidak ada izin, petugas akan memaksa untuk anda putar balik," tegas Anies.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT