15 May 2020, 14:25 WIB

Dinkes: Sulit Lakukan Rapid Test pada Kerumunan di McD Sarinah


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Adanya kerumunan warga di halaman McD Sarinah, Jakarta Pusat pada Minggu malam (15/5) dikhawatirkan bakal menjadi cluster baru penularan covid-19. Namun, menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari, untuk melakukan tes cepat atau rapid test terhadap kerumunan tersebut tidak mudah.

"Sepertinya sulit (lakukan rapid test), karena enggak ada data siapa-siapa yang hadir di sana (McD Sarinah)," ujar Erizon saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (15/5)

Ia juga mengungkapkan untuk mengidentifikasi cluster baru penularan covid-19 bisa dilakukan apabila ada pasien terkonfirmasi positif tertular di tempat kerumunan itu, maka baru ditelusuri kontak dengan siapa saja pasien itu berinteraksi.

"Kalau di McD kan belum ada yg terkonfirmasi positif (covid-19). Jadi, sulit juga men-tracing seluruh warga," jelas Erizon.

Baca juga: Keluar-Masuk Jakarta Harus Pakai Izin, Daftar Secara Daring

Diketahui, warga yang berkumpul di halaman McD Sarinah beberapa waktu lalu, datang untuk mengenang momen sejarah mereka atau kenangan lain sebelum gerai makan cepat saji itu ditutup permanen.

McDonald's pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 14 Februari 1991 dan menjadi restoran McDonald's pertama di Indonesia.

"Apa kita mesti umumkan di medsos juga siapa-siapa yang pernah ke sana? Kan susah juga," pungkas Erizon. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT