15 May 2020, 13:45 WIB

Wapres: Kedisiplinan Masyarakat Saat PSBB Masih Jauh dari Harapan


Emir Chairullah | Humaniora

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menyesalkan rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat untuk melakukan physical distancing selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Wapres berharap kedisiplinan tetap ditegakkan di berbagai lini. Baik di kalangan pemerintahan pusat, daerah maupun di kalangan masyarakat,” ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidowi, saat dihubungi, Jumat (15/2).

Baca juga: Menag: Masih Pandemi, Salat Id di Rumah dengan Keluarga Inti

Bagi Ma’ruf, lanjut dia, keberhasilan dalam mengatasi pandemi covid-19 sangat bergantung pada kedisplinan masyarakat terhadap aturan. Sampai saat ini, Wapres menilai kedisiplinan masyarakat terkait physical distancing masih jauh dari harapan.

Terkait peristiwa antrean calon penumpang yang mengular di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta Kamis (14/5) kemarin, Wapres menyebut kementerian terkait sudah memberikan teguran sekaligus langkah pembenahan.

“Saya harap kejadian seperti itu tak tetulang lagi. Artinya, tetap menjaga kedisiplinan,” ungkap Masduki mengikuti ucapan Wapres.

Baca juga: Bagaimana Lockdown Covid-19 Pengaruhi Ramadan Global

Sebelumnya, Ma’ruf menyatakan tidak setuju dengan usulan Kementerian Agama untuk membolehkan salat id di masjid dan lapangan. Menurutnya, kegiatan ibadah yang mengumpulkan banyak orang harus dilarang. Sebab, pandemi covid-19 belum mereda.

“Prinsip dari Wapres tentang salat id di masa pandemi sudah dikemukakan pada ratas kabinet pada Selasa (12/5) kemarin. Larangan salat id berjemaah baik di masjid atau lapangan tetap dilarang sepanjang bahaya pandemi covid-19 belum mereda,” pungkasnya.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT