15 May 2020, 12:45 WIB

Pelantikan Pemerintah Persatuan Israel Ditunda


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PERESMIAN pemerintah persatuan Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang direncanakan Kamis (14/5) ditunda hingga Minggu, sebuah pernyataan resmi mengatakan. 

Keputusan datang di menit-menit terakhir perselisihan tentang pengangkatan kabinet.

Di bawah perjanjian koalisi dengan mantan saingannya dalam pemilihan, Benny Gantz, Netanyahu akan menjabat sebagai perdana menteri selama 18 bulan sebelum mantan kepala angkatan bersenjata itu menggantikannya.

Kesepakatan pembagian kekuasaan mereka mengakhiri lebih dari satu tahun kebuntuan politik menyusul pelaksanaan tiga pemilihan umum yang tidak meyakinkan dan Netanyahu didakwa dalam tiga kasus pidana atas tuduhan korupsi.

Gantz setuju untuk menunda upacara pengambilan sumpah pemerintah untuk memberi Netanyahu lebih banyak waktu dalam mengalokasikan jabatan kabinet kepada anggota partainya, Likud, kata sebuah pernyataan bersama.

Baca juga: Cegah Covid-19, Polisi Israel Tangkap 300 Penganut Ultra Ortodok

Pakta membelah partai sentris Gantz, Blue and White. Dia mengutip krisis covid-19 sebagai alasan utama mengingkari janji kampanye untuk tidak bermitra dengan perdana menteri yang tersangkut kasus korupsi.

Perjanjian pemerintahan persatuan akan memungkinkan Netanyahu untuk mempertahankan mimbar publik yang kuat dalam melawan rival politik dan upaya hukum terhadap dirinya.

Kesepakatan juga membuka jalan bagi sayap kanan Netanyahu untuk bergerak maju dengan rencana untuk menganeksasi wilayah di Tepi Barat yang diduduki--tanah yang diperjuangkan Palestina untuk sebuah negara dan yang dicaplok oleh Israel dalam perang Timur Tengah 1967.

Netanyahu telah menetapkan 1 Juli sebagai titik awal untuk diskusi kabinet tentang rencananya memperluas kedaulatan Israel ke permukiman Yahudi dan Lembah Yordania di Tepi Barat. Dia tidak memberikan batas waktu untuk menerapkan langkah tersebut. (France 24/A-2)

 

BERITA TERKAIT