15 May 2020, 11:16 WIB

Personel Militer Positif Covid-19 di Kapal Induk Masih Bertambah


Deri Dahuri | Internasional

LIMA personel Angkatan Laut  Amerika Serikat (AS) yang positif terinfeksi virus korona telah dievakuasi dari sebuah kapal induk. Sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap para tentara yang berada di kapal induk yang kembali berlayar. Pernyataan tersebut disampaikan seorang pejabat AS pada Kamis (14/5).

Lima personel militer AS yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala yang kentara itu akan dimasukan ke karantina selama dua pekan di pangkalan Militer AS di Guam. Guam juga menjadi tempat berlabuh Kapal Induk USS Theodore Roosevelt yang bertenaga nuklir. Pejabat AS juga membenarkan laporan New York Times mengenai lima tentara AS yang terinfeksi virus korona.       

Sebelumnya, para tentara AS yang positif Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh serta positif Covid-19 akan kembali bergabung bersama personel militer lainnya di Kapal Induk USS Theodore Roosevelt.

Sejauh ini, pihak Angkatan Laut AS tetap menolak memberi jawaban serta tak mau menanggapi laporan media mengenai personel militer AS yang terinfeksi Covid-19.

Di sisi lain, Kapal Induk USS Theodore Roosevelt dengan 5.000 personelnya sudah enam pekan berlabuh di pangkalan militer Guam, sebuah pulau di kawasan Pasifik. Kapal induk AS yang lama berlabuh di Guam diduga terkait dengan sejumlah personel AS yang terinfeksi Covid-19.     

Laporan sebelumnya bahwa lebih dari seperlima dari awak Kapal Induk  Roosevelt dinyatakan positif Covid-19, termasuk kapten. Para anggota militer AS yang positif Covid-19 harus menjalani karantina dan pembersihan kapal induk secara menyeluruh pun telah dilakukan.

Pemerintah AS yang tengah menghadapi gelombang pandemi Covid-19 dengan 1,45 juta orang positif, 86.541 orang meninggal, dan 253 ribu sembuh. Sementara itu, dari kalangan militer, pekerja sipil Pentagon, dan keluarganya, hampir 8.300 orang terinfeksi dan 27 orang meninggal.    

Dengan merebaknya pandemi Covid-19, Kapal Induk Roosevelt yang bertolak ke Pangkalan Militer Guam pada akhir Maret 2020. Kapal induk tersebut harus berlabuh lebih lama di Guam.

Persoalan serangan virus korona ke Kapal Induk  Roosevelt telah menimbulkan persoalan serius angkatan bersenjata AS. Kapten kapal induk Roosevelt telah dipecat oleh pimpinan Angkatan Laut AS karena dinilai tak mampu mengantisipasi penyebaran Covid-19.    

Namun sorang pejabat Pentagon menegaskan bahwa kapal induk sekarang jauh lebih aman terhadap wabah Covid-19 karena dilakukan sterilisasi secara rutin, personel militer wajib mengenakan masker, dan penerapan physical distancing.

Sekitar 2.900 pelaut telah kembali naik kapal induk. Semua personel militer diharuskan  memakai masker dan menerapkan physical distancing.  "Ini lingkungan yang sangat berbeda dari ketika wabah (pertama) ini terjadi," ucap pejabat Pentagon yang tak mau disebutkan namanya. (AFP/New York Times/OL-09)

BERITA TERKAIT