15 May 2020, 09:36 WIB

Pemkab Sleman Lacak Keluarga Pengunjung Indogrosir


Agus Utantoro | Nusantara

PEMKAB Sleman akan segera melakukan rapid test bagi keluarga pengunjung Indogrosir Mlati yang menunjukkan hasil reaktif. Bupati Sleman Sri Purnomo, Jumat mengatakan rapid test untuk pengunjung  Indogrosir Mlati telah selesai dilakukan dengan hasil total 52 orang  reaktif. 

"Rapid test bagi pengunjung Indogrosir ini sudah dilakukan secara bertahap, yakni hari Selasa, Rabu dan Kamis," kata Sri Purnomo, Jumat (15/5).

Dikatakan, dalam rapid test tersebut hari pertama diikuti  461 orang dengan hasil 20 orang reaktif. Hari kedua diikuti 427 orang dengan hasil 19 orang reaktif dan hari ketiga diikuti 339 orang dengan hasil 13 orang reaktif. Diakui sebelumnya Pemkab Sleman membuka kuota untuk menggelar rapid test khusus pengunjung Indogrosir Mlati itu bagi 1.500 orang dengan alokasi per hari 500 orang.

Mereka yang hasil rapid test-nya reaktif, lanjut Sri segera dijemput petugas untuk menjalani isolasi di shelter isolasi yang disediakan oleh pemkab di Asrama Haji. 

"Mereka ajan menjalani isolasi  dengan penanganan yang ketat," tambahnya. 

Sedangkan yang non reaktif, lanjut Bupati, akan kembali diundang untuk mengikuti rapid test kedua yang akan diselenggarakan selama tiga hari, yakni tanggal 19, 20 dan 21 Mei di tempat yang sama, GOR Tridadi di Pangukan, Sleman. Bupati menambahkan, Pemkab Sleman saat ini mengejar keluarga yang hasil rapid test-nya menunjukkan hasil reaktif. 

"Keluarga yang hasil rapid test-nya reaktif, harus menjalani rapid test. Diutamakn mereka yang satu rumah dengan orang yang reaktif. Kalau pun dalam satu rumah itu ada lansia, juga akan diambil rapid test," tambahnya.

baca juga: Bali Susun Skema Re-Opening Pariwisata


Di tempat terpisah Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan dimungkinkan Pemkab Sleman akan menggelar rapid test secara acak di sejumlah pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional. Untuk menggelar rapid test acak ini, Pemkab Sleman mengajak para pengusaha untuk mendukung penyelenggaraan rapid test. (OL-3)

BERITA TERKAIT