15 May 2020, 08:36 WIB

Ramadan dan Lebaran 2020, Bank BJB Siapkan Rp13,3 triliun


Bayu Anggoro | Ekonomi

BANK BJB memproyeksikan kebutuhan uang selama puasa dan Lebaran 2020 mencapai Rp13,3 triliun. Jumlah tersebut dialokasikan untuk kebutuhan di anjungan tunai mandiri (ATM) yang tersebar di 14 provinsi sebesar Rp3,6 triliun, sedangkan sisanya untuk kebutuhan dana operasional.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan, jumlah dana yang disalurkan telah disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri 2020. Pihaknya memprediksi, kebutuhan uang masyarakat mengalami kenaikan dari segi volume transaksi melalui ATM Bank BJB maupun pengambilan uang tunai di jaringan kantor bank pelat merah tersebut.

"Bank BJB telah mempersiapkan dana likuiditas yang dapat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama masa Ramadan dan Idul Fitri 2020. Dana tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat yang memerlukannya demi memenuhi kebutuhan lebaran," ujarnya di Bandung, Kamis (14/5).

Selain untuk Ramadan dan Lebaran, penyediaan dana likuiditas inipun ditujukan untuk menunjang kebutuhan keuangan termasuk stimulus di tengah pandemi Covid-19. "Khususnya selama masa PSBB demi mencegah penyebaran Covid-19 yang diterapkan di sejumlah daerah," ucapnya. 

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan uang tunai yang mendesak, Bank BJB tetap menerima layanan penukaran uang selama bulan Ramadan di seluruh jaringan kantornya. Pelayanan penukaran dilaksanakan secara optimal dengan memperhatikan standar protokol kesehatan, yakni nasabah diwajibkan menggunakan masker saat berkunjung ke jaringan kantor serta menjaga jarak fisik.

Bank Indonesia sebagai penerbit uang tunai sendiri sudah melakukan langkah antisipasi dini, termasuk dengan cara melakukan karantina uang rupiah selama 14 hari sebelum diedarkan ke masyarakat dan membersihkan sarana prasarana dengan menggunakan cairan disinfektan secara berkala. Terkait dengan layanan kas keliling Ramadan, untuk sementara ditiadakan mengingat masih berlangsungnya situasi pandemi.

Meski telah menyediakan uang tunai, Bank BJB tetap mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan cara bertransaksi secara nontunai melalui layanan digital banking perseroan demi menekan potensi penyebaran covid-19. Nasabah Bank bjb bisa menggunakan layanan nonoperasional kantor dengan e-channel seperti BJB ATM, BJB mobile, BJB NET, BJB SMS, dan BJB EDC (BJB DIGI). 

"Kami juga mengimbau kepada nasabah yang melakukan transaksi secara digital agar selalu waspada terhadap aksi penipuan. Selalu berhati-hati dengan modus-modus penipuan dan jangan pernah memberikan data-data seperti nomor PIN, CVV dan OTP kepada siapapun," ujarnya. (BY/OL-09)

BERITA TERKAIT