15 May 2020, 07:25 WIB

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Lampaui Spanyol


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KEMENTERIAN Kesehatan Prancis mengumukan jumlah kematian kasus Covid-19 di negara itu naik 351 menjadi 27.425, Kamis (14/5). Tetapi jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit dan di unit perawatan intensif terus menurun.

Jumlah kasus meninggal tersebut menandai peningkatan yang signifikan dari 83 kematian yang dilaporkan pada Rabu (13/5). Peningkatan itu juga membuat jumlah keseluruhan korban Covid-19 Prancis mengalahkan Spanyol, menjadikannya yang tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. Spanyol sebelumnya, melaporkan 217 kematian baru, dengan total korban 27.321.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit turun lagi menjadi 20.463 dari 21.071 pada Rabu, melanjutkan tren penurunan di minggu kelima.

Jumlah orang dalam perawatan intensif yang merupakan ukuran kunci dari kemampuan sistem kesehatan dalam mengatasi pandemi, juga melanjutkan tren penurunan. Kamis (14/5) jumlah pasien di runag perawatan intensif turun 129 menjadi 2.299, dari lebih dari 7.000 pada awal April di puncak krisis.

Kedua tren tersebut merupakan berita baik bagi pemerintah Prancis, yang telah mulai melonggarkan langkah-langkah lockdown pekan ini dalam upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi yang lesu. Pemerintah Prancis telah memperingatkan akan mempertimbangkan untuk kembali menerapkan lockdown jika infeksi baru setiap hari naik di atas 3.000.

Pada Kamis (14/5) , jumlah infeksi meningkat 622 menjadi 141.356, naik 0,4% dan hari kedelapan berturut-turut penghitungan kasus naik sekitar setengah poin persentase atau kurang. "Epidemi covid-19 tetap aktif dan virus ini masih beredar di Prancis," Kementerian Kesehatan memperingatkan dalam pernyataannya. (France 24/R-1)

BERITA TERKAIT