15 May 2020, 04:40 WIB

Pasien ODP Meninggal tetap Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19


Yoseph Pencawan | Nusantara

JURU Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Aris Yudhariansyah menjelaskan berdasarkan defenisi yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, pasien yang meninggal dalam masa penanganan Covid-19 disebut sebagai kematian Covid-19 walaupun berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Perawatan (PDP).

Ia menegaskan hal tersebut setelah beberapa kalangan di Sumatra Utara masih memertanyakan kriteria pasien yang harus dikuburkan dengan protokol pemakaman Covid-19. "Bukan hanya pasien positif yang harus mengikuti protokol pemakaman Covid-19, tetapi juga yang berstatus ODP maupun PDP," terangnya, Kamis (14/5).

Di Sumatera Utara, lanjut dia, hingga saat ini ada 85 PDP yang meninggal dan semuanya dimakamkan dengan protokol Covid-19. Ini sekaligus menjawab masyarakat yang bertanya terkait pemindahan jenazah pasien yang terlanjur dimakamkan dengan protokol Covid-19, tetapi belakangan hasil swab yang keluar adalah negatif.

Lebih lanjut Aris mengungkapkan sampai dengan hari ini jumlah pasien ODP di provinsinya berjumlah 587 orang dan PDP sebanyak 184 orang. Sementara jumlah pasien positif Covid-19 di Sumut sudah sebanyak 202 orang, mereka yang sembuh 53 orang dan dan meninggal dunia 24 orang. (R-1)

BERITA TERKAIT