14 May 2020, 22:24 WIB

Gubernur Edy Minta Debitur UMKM Bank Sumut Diperlakukan Khusus


Yoseph Pencawan | Nusantara

GUBERNUR Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta bupati dan wali kota di provinsinya untuk memberikan perlakuan khusus terhadap debitur UMKM yang kesulitan memenuhi kewajiban kepada PT Bank Sumut.

Hal itu dia sampaikan saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2019 dan RUPS Luar Biasa Bank Sumut di rumah dinasnya di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (14/5).

"UMKM memburuhkan perlakuan khusus akibat dampak pandemi Covid-19. Kebijakan ini juga sudah saya sampaikan melalui surat Nomor 440/3652 tanggal 24 April 2020 pada seluruh bupati dan wali kota se-Sumut," terangnya seusai rapat yang menggunakan video conference.

Baca juga: Data Penerima Bansos di Banyuwangi Dipublikasi

Rapat antara lain diikuti Wakil Gubernur Musa Rajekshah, para bupati/wali kota selaku pemegang saham, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, dan Kepala Kantor Regional V Sumatra OJK Yusup Ansori, Komisaris Utama Bank Sumut Rizal Fahlevi Hasibuan, serta Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo.

Edy juga meminta pada OJK agar menekankan Bank Sumut agar pemberian kebijakan restrukturisasi dilakukan secara bertanggung jawab.

"Namun skema restrukturisasi kredit agar ditentukan oleh Bank Sumut," imbuhnya.

Selain itu, Edy juga meminta manajemen Bank Sumut untuk dapat lebih meningkatkan kinerja.

Apalagi Pemprov Sumut telah memberikan penyertaan modal sebesar Rp100 Miliar sehingga posisi sahamnya meningkat dari 45,68% per 31 Desember 2019 menjadi 47,23% per 31 Maret 2020.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Bank Sumut juga diminta berperan aktif membantu proses pemulihan ekonomi masyarakat dengan kebijakan yang inovatif.(X-15)

 

BERITA TERKAIT