14 May 2020, 22:11 WIB

Pandemi Korona, Warga Temanggung Diminta tidak Beli Baju Lebaran


Tosiani | Nusantara

MASYARAKAT Temanggung, Jawa Tengah, diminta menghemat pengeluaran rumah tangga seperti membeli kue dan baju baru untuk lebaran.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto mengatakan, anggaran yang biasanya setiap lebaran untuk belanja aneka makanan lebaran untuk menyuguh tamu sebaiknya dihemat.

Baca juga: Jabar Terapkan PSBB, Penyebaran Virus Korona Malah Makin Masif

Demikian pun yang biasanya membeli baju baru, untuk tahun ini tidak perlu dianggarkan. Karena tidak ada saling silaturahmi, masyarakat tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli kue-kue atau untuk membeli baju baru.

"Cukup membeli kue-kue untuk kebutuhan keluarga sendiri saja selama masa lebaran ini,"kata Gotri, Kamis (14/5).

Baca juga: Kerumunan Warga Malah Terjadi di Kantor Dinas Dukcapil Kupang

Menurut dia, Gugus Tugas Covid-19 Nasional telah memprediksi puncak penularan korona akan terjadi pada saat lebaran. Oleh karena itu Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung meminta kepada gugus tugas di desa-desa untuk menerapkan disiplin kepada warganya masing-masing.

Baca juga: Cegah Penyebaran Korona, Temanggung Larang Silaturahmi Lebaran

Menjelang lebaran diharapkan seluruh desa mengadakan musyawarah untuk mengambil kesepakatan bersama agar pada masa lebaran nanti menerapkan pembatasan pergerakan warganya. Warga diharap tidak keluar-masuk desa kecuali untuk keperluan bekerja.

Selain itu juga ia meminta masing-masing desa meningkatkan keamanan wilayah dengan menggiatkan siskamling. Sedangkan masyarakat diminta untuk patuh dan taat dengan imbauan maupun larangan yang diberlakukan dan menerapkan disiplin diri mencegah penularan covid. Yakni dengan memakai masker, sering cuci tangan, tidak berkerumun, menjaga jarak, dan diam di rumah. (X-15)

BERITA TERKAIT