14 May 2020, 21:56 WIB

DKI Periksa 96.258 Spesimen dengan Metode PCR


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMERINTAH provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara akumulatif telah melakukan pemeriksaan covid-19 sebanyak 96.258 spesimen atau sampel darah. Pada sampel tersebut dilakukan swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

"Untuk tes PCR pada 13 Mei dilakukan pada 2.379 orang. Sebanyak 1.679 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 180 positif  dan 1.499 negatif," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Fify Mulyani dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (14/5).

Pemeriksaan menggunakan alat PCR dilakukan dengan cara mengambil cairan atau lendir dari tenggorokan atau  hidung terus dilakukan. Dalam pengujian spesimen covid-19 dengan metode PCR, juga terus ditingkatkan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta.

Baca juga : Dalam Sehari Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 180

Dari laporanya, pada Sabtu 9 Mei menerima 554 spesimen. Lalu pada Minggu 10 mei menerima 92 spesimen. Pada Senin 11 mei menerim 949 spesimen, dan Selasa 12 mei, Labkesda DKI menerima 864 spesimen Covid-19. Angka tersebut bertambahnya setiap harinya.

Selain Labkesda, ada empat laboratorium lainnya di Jakarta yang melayani test PCR Covid-19. Yakni, Laboratorium Mikrobiologi Klinik (LMK) FKUI. Labkesda Pasar Minggu, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP).

Fify juga menerangkan, untuk rapid test masih terus berlangsung di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

Total sebanyak 96.748 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 3.703 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 93.045 orang dinyatakan non-reaktif. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT