14 May 2020, 19:58 WIB

Menpora Belum Bisa Pastikan Nasib Kompetisi


Akmal Fauzi | Olahraga

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali belum bisa memastikan kapan kompetisi olahraga profesional bisa kembali dilanjutkan.

Zainudin menjelaskan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah memberikan saran kepada Kemenpora, jika ingin melanjutkan kompetisi harus ada protokol kesehatan yang disiapkan, di antaranya rapid test dan swab. "Gugus tugas sudah menyampaikan misalnya tanpa penonton, harus di-swab dan rapid test untuk pemain dan staf, tapi klub-klub belum merespons,” kata kata Zainudin saat telekonferensi, Kamis (14/5).

Semenjak kompetisi dihentikan, beberapa atlet dan pemain dipulangkan ke daerah masing-masing dengan tetap dibekali program latihan mandiri. Sementara untuk memanggil para atlet kembali dan menggelar latihan secara berkelompok, menurut Zainudin masih sulit untuk dilakukan dalam waktu dekat, terlebih eskalasi penyebaran virus korona masih terjadi di Indonesia.

Sejumlah kompetisi seperti sepak bola, basket dan voli dihentikan sejak Maret lalu. Rekomendasi Gugus Tugas Covid-19 terkait kondisi pandemi yang terjadi di Indonesia akan menjadi pegangan untuk menentukan nasib kompetisi.

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) telah menghentikan kompetisi kasta tertinggi bola voli nasional Proliga Musim 2020. Padahal, kompetisi hanya menyisakan babak Final Four dan Grand Final. Dari keputusan itu, tidak ada tim yang diputuskan sebagai juara.

Sementara itu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih belum bisa memutuskan soal kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

Pada bagian lain, Zainudin mengimbau para atlet pandai mengelola keuangan, baik di masa pandemi Covid-19 maupun nanti saat situasi kembali normal. “Kita tidak dapat menutup mata dari mantan atlet profesional yang pada akhir kariernya malah tidak mampu untuk bertahan hidup, karena pada saat masa jayanya di mana memiliki income yang cukup, tetapi tidak bijak mengatur keuangannya, apalagi untuk berinvestasi,” kata Zainudin. (OL-12)

BERITA TERKAIT