14 May 2020, 17:15 WIB

UGM Terima Bantuan 500 Paket Sembako dari BNI


Agus Utantoro | Nusantara

UNIVERSITAS Gadjah Mada menerima bantuan 500 paket sembako dari BNI Kantor Cabang UGM. Bantuan senilai Rp75 juta itu diserahkan oleh  Pemimpin BNI Kantor
Cabang UGM Suryo Wikanthomo dan diterima oleh Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D pada Kamis (14/5)

Pada penyerahan itu, Suryo Wikanthomo menyatakan bantuan itu merupakan salah satu upaya dari BNI membantu masyarakat terdampak pandemi covid-19. Ia menyatakan bahwa pihaknya memang memiliki program tersendiri menanggapi pandemi ini dengan berkerja sama dengan para mitra, termasuk perguruan tinggi. Selain dengan UGM, BNI Cabang UGM juga telah menggandeng perguruan tinggi lain, seperti UIN dan UNY, untuk menyalurkan bantuan itu.

Baca juga: UGM Tetapkan Siaga Virus Korona. Ini Protokol Lengkapnya

Wikanthomo berharap dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak covid-19. Ia berharap pandemi ini cepat berlalu. Dengan demikian, kondisi bisa kembali seperti sedia kala.

Sementara Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU ASEAN Eng., mengapresiasi bantuan serta kemitraan dari BNI. Menurut dia bantuan itu akan ditangani oleh tim Disaster Response Unit UGM dan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat terdampak.

"Kami telah mendata masyarakat mana saja yang membutuhkan bantuan ini. Hal itu kami lakukan agar bantuan-bantuan yang disalurkan lewat kami akan tepat sasaran," ungkapnya.

Panut menegaskan, sejauh ini dampak pandemi Covid-19 tidak hanya pada sisi kesehatan semata. Dampak yang diberikan pada sisi kehidupan lain juga tidak kalah luar biasa. Oleh karena itu, ia mengamini harapan dari Wikanthomo agar pandemi segera berlalu.

"Jika pada bulan Ramadan tahun-tahun sebelumnya kita lalui dengan kegiatan-kegiatan silaturahmi, seperti buka bersama dan kajian-kajian. Ramadan tahun ini kita lalui dengan prihatin. Jika umumnya para pedagang  kaki lima bersukaria selama Ramadan, kini banyak dari mereka yang prihatin karena tidak bisa berjualan. Semoga pandemi berlalu sehingga masyarakat bisa menjalani kehidupan seperti sedia kala. Dengan demikian, ekonomi kita kembali menggeliat dan masyarakat juga cerah kembali," pungkasnya. (AU/A-1)

BERITA TERKAIT