14 May 2020, 16:30 WIB

Pasokan Uang Jelang Lebaran di Jabar Berkurang


Bayu Anggoro | Nusantara

UNTUK mengantisipasi kebutuhan pada Hari Raya Idul Fitri 2020, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp21,66 triliun. Jumlah itu turun cukup signifikan ketimbang Lebaran tahun lalu.

Kepala BI Kantor Perwakilan Jawa Barat Herawanto mengatakan, pasokan uang tersebut turun 11,2% dibanding jelang Lebaran 2019 yang mencapai Rp24,39 triliun. Penurunan ini terjadi mengingat saat ini masih terjadi pandemi virus korona (covid-19).

Baca juga: Stok dan Harga Bahan Pokok Terkendali

"Menurut perhitungan kami, kebutuhan uang tunai pada Lebaran tahun ini Rp21,66 triliun. Itu untuk Jawa Barat di luar Bogor Raya," kata Herawan di Bandung, Kamis (14/5).

Meski terjadi penurunan dibanding Lebaran 2019, menurutnya kebutuhan uang pada momentum ini selalu meningkat ketimbang hari-hari biasa sebesar 10,91%. Lebih lanjut, dia merinci uang tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah seperti Bandung Raya Rp14,9 triliun, Cirebon Raya Rp4,04 triliun, dan Priangan bagian timur Rp2,72 triliun.

Mengingat saat ini masih terjadi pandemi covid-19, pihaknya tidak membuka layanan kas keliling untuk penukaran uang. Sebagai gantinya, Bank Indonesia sudah bekerjasama dengan perbankan penerima layanan penukaran uang.

"Kami siapkan 599 titik layanan penukaran uang," katanya. Dia memastikan pelayanan tersebut akan mematuhi protokol covid-19 demi mendukung penekanan pandemi tersebut.

"Kami perintahkan wajib memakai masker, siapkan hand sanitizer, alat pemindai suhu tubuh," katanya. Dia juga meminta warga tidak menukar uang dari penjual uang baru di pinggir jalan karena memiliki potensi penyebaran covid-19 yang lebih besar.

"Tukarkan uang di bank-bank yang sudah bersedia. Lebih aman, lebih steril," katanya. (BY/A-1)

BERITA TERKAIT