14 May 2020, 17:36 WIB

Lebaran, Atlet PBSI Tetap Jalani Karantina di Pelatnas


Deden Muhamad Rojani | Olahraga

PENGURUS Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) menyatakan para atlet tetap tinggal di pelatnas untuk menjalani karantina meski ada libur Lebaran.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, mengungkapkan jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, staf dan karyawan PBSI akan diliburkan pada 21-26 Mei, kecuali atlet.

Atlet akan diizinkan menerima kunjungan dari orang tua dan keluarga secara terbatas pada Lebaran. Itu sesuai dengan SOP PBSI. Kegiatan ini dijadwalkan dan dikoordinasi tim Pembinaan Prestasi (Binpres) dan tim dokter PBSI.

Baca juga: Korona Meluas, BWF Tunda Semua Turnamen Bulu Tangkis

PBSI juga akan mendiskusikan kemungkinan pelaksanaan teknis shalat Ied di pelatnas. Seandainya memungkinkan untuk dilaksanakan, kegiatan ini juga harus mengacu pada protokol keselamatan dari pemerintah.

"Selama masa libur Lebaran, atlet tetap harus berada di pelatnas dan masih belum boleh meninggalkan pelatnas. PBSI akan tetap memfasilitasi kebutuhan mereka di pelatnas. Termasuk kebutuhan makanan dan latihan, akan diatur oleh bagian terkait," ujar Budiharto saat dikonfirmasi, Kamis (14/5).

Di tengah masa sulit akibat pandemi covid-19, PBSI bersyukur dapat memenuhi kebutuhan internal demi keberlangsungan pelatnas bulutangkis. PBSI telah membayar gaji dan THR karyawan serta pelatih secara penuh.

PBSI berencana kembali beraktivitas secara normal pada 2 Juni mendatang. Rencana ini disesuaikan dengan keputusan pemerintah terkait masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga: Regenerasi Ganda Putra Bulu Tangkis Indonesia Terus Membaik

Demi memastikan kawasan pelatnas bebas covid-19, PBSI akan melaksanakan rapid test ketiga pada 27-29 Mei. Sebelumnya, PBSI telah mengadakan rapid test pertama pada 25 Maret dan rapid test kedua pada 24 April.

Rapid test ketiga dilakukan bertahap selama tiga hari. Mengingat, seluruh staf dan karyawan PBSI juga akan mengikuti tes, sebelum kembali bekerja jadwal normal.

"Kami ingin memastikan kawasan pelatnas bebas covid-19. Jadi semua akan dites, termasuk staf dan karyawan. Sekaligus membantu pemerintah untuk membatasi perkembangan covid-19,"pungkas Budiharto.(OL-11)


 

BERITA TERKAIT