14 May 2020, 13:50 WIB

4.003 Perusahaan di DKI WFH, 1.379 Menyetop Operasional Kerja


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta sudah berlangsung selama 34 hari. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnaker) DKI Jakarta mencatat perusahaan yang menerapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja di rumah mencapai 4.003.

Dari jumlah tersebut terdata 1.064.120 pegawai sudah melakukan WFH.

Kepala Disnaker DKI Andri Yansyah menuturkan dari 4.003 perusahaan ada yang menyetop seluruh kegiatan kerjanya.

"1.379 perusahaan dengan 184.335 pegawai yang melaporkan menghentikan operasional kerjanya," jelas Andri dalam laporannya, Jakarta, Kamis (14/5).

Baca juga: Digital Marketing Dobrak Kebuntuan di Era Pandemi

Sisanya, sebanyak 2.624 perusahaan dengan 879.785 pegawai melakukan pengurangan sebagian kegiatan kerjanya.

Jumlah perusahaan yang menerapkan WFH bertambah dari sehari sebelumnya. Pada (13/5) sebanyak 3.998 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 1.063.883 orang melaksanakan WFH selama PSBB di Jakarta.

Dari jumlah itu, yang menghentikan seluruh kegiatan operasional kerja ada 1.376 perusahaan dengan 184.305 pegawai. Lalu perusahaan yang melakukan pengurangan sebagian kegiatan tercatat 2.622 perusahaan dengan 879.578 pegawai.

Disnaker DKI juga menutup sementara 191 perusahaan karena melanggar aturan PSBB per (13/5). Akibatnya, 16.594 pegawai diharuskan bekerja dari rumah.

Selain itu, ada 668 perusahaan yang bergerak di bidang yang dikecualikan, tapi belum melaksanakan protokol kesehatan maksimal. Perusahaan tersebut mendapat peringatan dari Disnaker DKI. (OL-14)

BERITA TERKAIT