14 May 2020, 15:45 WIB

Jelang Olimpiade Greysia Dapat Program Khusus


Gregorius Gelino | Olahraga

KEPALA Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian tengah mempersiapkan program khusus untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menyusul keputusan ditundanya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 menjadi tahun depan.

Greysia/Apriyani yang kini duduk di peringkat delapan dunia merupakan ganda putri andalan Indonesia di ajang Olimpiade. Namun, mundurnya olimpiade menjadi satu tantangan buat pasangan ini, terutama bagi Greysia yang sudah tidak lagi muda.

Greysia yang akan berusia 33 tahun, Agustus mendatang, mesti bisa menjaga kondisi dan staminanya hingga event akbar tersebut.

Baca juga: Butet Kenang Sosok Djoko Santoso

Greysia/Apriyani yang telah dipersiapkan untuk mencapai peak performance mereka di olimpiade pada tahun ini, harus mengikuti penyesuaian program dengan jadwal baru olimpiade.

"Sudah menjadi risiko dengan ditundanya olimpiade, ada PR untuk menjaga performa Greysia di tahun depan. Saya sudah mempersiapkan program khusus untuk Greysia, dibantu dari tim strength and conditioning, tim nutrisi, dan dokter PBSI," ungkap Eng kepada Badmintonindonesia.org.

Pada masa karantina tertutup di tengah wabah Covid-19, tim pelatnas tidak bisa menjalankan latihan seperti biasa. Eng memanfaatkan momen ini untuk fokus ke rehabilitasi cedera yang dialami para atletnya.

"Nanti di awal Juli baru akan masuk ke sesi penguatan otot-otot pendukung supaya tidak terjadi cedera lagi," lanjut peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele itu. (OL-1)

BERITA TERKAIT