14 May 2020, 09:30 WIB

Antrian Penerima Bantuan Sosial Tunai Abaikan Protokol Kesehatan


Apul Iskandar | Nusantara

BANTUAN Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI sebesar Rp600.000 yang diberikan kepada warga terdampak pandemi covid-19 mulai dibagikan di Kota Pematangsiantar, Rabu (13/5). Sayangnya dalam pengambilan BST, warga berdesakan mengantri di halaman Kantor Pos Kota Pematangsiantar Jl Sutomo Pematangsiantar. Nereka tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

"Saya sudah ikut antri sejak tadi pagi agar tidak terlalu ramai. Ternyata yang terjadi, penerima BST cukup banyak dan berdesa-desakan," kata seorang ibu penerima BST yang ikut berdesakan dengan lainnya untuk menerima uang Rp600.00 dari Kemensos.

Pengamat sosial Robert Sitegar, menyampaikan bahwa protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan secara konsisten setiap saat untuk memutus rantai penularan virus korona Kerumunan dan antrian warga seperti  pada saat proses pencairan Bantuan Sosial Tunai di Kantor Pos Pematangsiantar bisa memicu terjadinya penularan virus.

baca juga: Kakanwil Kemenag DIY Anjurkan Salat Id di Rumah

"Sangat disayangkan masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan dengan masih menumpuknya kerumunan massa dengan tidak memakai masker. Dan mengabaikan jarak fisik sesuai anjuran pemerintah", kata Robert.
 
Ia menyarankan agar Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dioptimalisasi sejak dari kelurahan hingga kota, sehingga dalam pembagian bansos dan sejenisnya tidak memicu orang berkerumun. (OL-3)

BERITA TERKAIT