14 May 2020, 06:29 WIB

WHO Peringatkan Covid-19 Kemungkinan tidak akan Hilang


Basuki Eka Purnama, Nur Aivanni | Internasional

COVID-19 kemungkinan besar tidak akan pernah hilang dan warga dunia harus belajar hidup dengan penyakit itu. Hal itu diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (13/5).

Saat sejumlah negara di dunia mulai perlahan melonggarkan lockdown yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran covid-19, WHO mengatakan penyakit itu kemungkinan tidak akan bisa diberantas hingga tuntas.

Virus itu pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, akhir tahun lalu, dan sejak itu telah menginfeksi lebih dari 4,2 juta orang dan menewaskan hampir 300 ribu orang di dunia.

Baca juga: Pakar AS Peringatkan soal Wabah

"Kita memiliki sebuah virus baru yang masuk ke populasi manusia untuk pertama kali. Karenanya, sangat sulit memprediksi apakah kita akan bisa mengalahkannya," ujar Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan.

"Virus itu bisa kemudian menjadi virus endemi di komunitas kita dan tidak akan pernah pergi. Sama seperti HIV yang tidak pernah pergi, namun kita telah menerima keberadaan virus itu," imbuhnya.

Lebih dari setengah warga dunia telah mengalami sejumlah bentuk lockdwon sejak krisis covid-19 dimulai.

Meski begitu, WHO memperingatkan tidak ada jaminan bahwa melonggarkan lockdown tidak akan memicu gelombang kedua infeksi.

"Banyak negara yang ingin keluar dari lockdown. Rekomendasi kami adalah tetap waspada," ujar Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT