14 May 2020, 04:38 WIB

Uji Wawasan Tanah Air lewat Permainan Penjaga Langit


Irana Shalindra | Weekend

Mulai hari ini (Kamis, 14/5), Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menghelat permainan interaktif bagi kalangan pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa perguruan tinggi. Namanya, Penjaga Langit.

Untuk tahap awal, permainan Penjaga Langit ini ditujukan untuk anak-anak SMP dan dilaksanakan setiap hari Kamis. Konten permainan ini  bervariasi dan sifatnya sangat mendidik karena membangun semangat cinta tanah, air, udara, bangsa dan negara. Oleh karena itu, materi permainannya juga terkait dengan santiaji keudaraan sehingga peserta permainan dapat lebih mengenal tugas-tugas TNIAU.  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun memberi apresiasi, mendukung dan merestui permainan ini.

Untuk mengikuti permainan ini, para calon peserta harus melakukan registrasi dengan cara memfollow twitter https://twitter.com/penjagalangit62?s=08 atau instagram https://www.instagram.com/p/CAAGoirJNe8/?igshid=150kef3i6e5nm. Demikian dijelaskan oleh Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus melalui rilisnya pada  Selasa (12/05/2020). 

Ia menambahkan,  waktu permainan akan disamakan yakni, Kamis pukul 13.00 (WIB), atau pukul 14.00 (WITA), atau pukul 15.00 (WIT). Hal ini mengingat Penjaga Langit saat ini ditujukan untuk anak-anak SMP seluruh Indonesia. 

"Kita tidak tahu pandemi covid ini akan berakhir kapan. Namun untuk mendukung himbauan pemerintah, kami melihat anak-anak SMP dan SMA perlu diisi dengan permainan interaktif sesuai dengan, salah satunya, karakter milenial. Jika dipandang perlu, kami akan siapkan permainan untuk siswa SMA dan juga mahasiswa. Permainan interaktif ini akan dilaksanakan setiap Kamis,” ujar Imran.

Permainan ini berbentuk tanya jawab pengetahuan umum dari termasuk COVID, nama pahlawan, peta buta, lagu daerah, tari daerah, tokoh negara, pejabat, geografi, nama-nama pesawat, juga lagu-lagu kebangsaan, dll. Keseluruhan soal ada 50 buah dengan waktu jawab selama 60 menit.

Hadiah yang disediakan berupa kuota data untuk 50 anak @Rp100 ribu, 20 anak @Rp150 ribu dan 10 anak @Rp200 ribu.

“Kami ingin anak-anak juga memiliki pengetahuan tentang wawasan nusantara, pertahanan negara dan juga kebangsaan. Masa depan Indonesia terletak pada keberhasilan kita mendidik dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi-generasi baru dengan menggunakan bahasa mereka,” tegas Imran.  (RO/M-2) 

BERITA TERKAIT